
batampos – Laga final Piala Liga Inggris yang mempertemukan Arsenal kontra Manchester City di Wembley, awal pagi nanti, mencatat sejarah bahkan sebelum peluit sepak mula dibunyikan.
Kedua tim melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan lawan masing-masing di semifinal. Arsenal menumbangkan Chelsea, sedangkan Manchester City mengatasi Newcastle United.
Final kali ini menjadi yang pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang mempertemukan tim peringkat pertama dan kedua Liga Inggris dalam laga penentuan gelar Piala Liga.
Sejak kompetisi tersebut digelar pada 1961 dan menghadirkan berbagai partai final bersejarah, belum pernah dua tim terbaik di klasemen liga bertemu di partai puncak.
Persaingan Arsenal dan Manchester City juga semakin memanas dalam beberapa musim terakhir.
Sebelumnya, Arsenal berhasil mengalahkan City lewat adu penalti pada ajang Community Shield musim 2023–2024. Namun, pertemuan terakhir kedua tim di final Piala Liga terjadi pada 2018.
Saat itu, skuad asuhan Pep Guardiola keluar sebagai juara setelah mengalahkan Arsenal dalam laga yang menjadi final terakhir Arsene Wenger bersama klub London tersebut.
Manchester City tercatat telah mengoleksi delapan trofi Piala Liga, termasuk empat gelar di bawah asuhan Guardiola. Sementara Arsenal baru meraih dua gelar dan memegang catatan kekalahan terbanyak di partai final kompetisi tersebut.
Pada partai puncak kali ini, masing-masing tim memperoleh jatah 32.000 tiket untuk para pendukungnya.
Namun, final ini juga diwarnai perubahan penting menyusul penerapan aturan baru pemerintah Inggris guna memberantas praktik tailgating, yakni masuk ke stadion tanpa tiket resmi dengan mengikuti penonton lain saat melewati pintu masuk.
Berdasarkan aturan baru tersebut, pelaku tailgating dapat dikenai sanksi penahanan, larangan masuk stadion hingga lima tahun, serta denda maksimum sebesar 1.000 poundsterling atau sekitar Rp5,2 juta.
Kebijakan tersebut diberlakukan setelah insiden kericuhan pada final Euro 2020 di Wembley, ketika ribuan pendukung timnas Inggris dilaporkan masuk stadion tanpa tiket resmi. (*)
