Sabtu, 9 Mei 2026

Aston Villa dan Crystal Palace Susul Arsenal Lolos Babak Final Ajang Antarklub Eropa

Berita Terkait

Para pemain Crystal Palace merayakan gol yang dicetak oleh Jean-Philipe Mateta pada pertandingan leg pertama Liga Conference menghadapi Fiorentina di Stadion Selhurst Park, London, Kamis (9/4/2026) waktu setempat. (uefa.com)

batampos – Aston Villa dan Crystal Palace menyusul Arsenal melaju ke final ajang antarklub Eropa kemarin (8/5). Villa lolos ke final Liga Europa dan Palace menembus final Liga Konferensi Europa. Tiga hari lalu (6/5) Arsenal mencapai final Liga Champions.

Villa menantang SC Freiburg dalam final di Besiktas Stadyumu, Istanbul, pada 21 Mei nanti. Lalu, Palace bersua Rayo Vallecano di Red Bull Arena, Leipzig (28/5). Sementara Arsenal menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) di Puskas Arena, Budapest (30/5).

The Villans Paling Berpeluang

Di antara ketiga wakil Inggris tersebut, The Villans –sebutan Aston Villa– yang dianggap punya peluang paling besar memenangi final ajang Eropa musim ini. Sosok Unai Emery yang jadi faktor utamanya. Emery empat kali menjuarai Liga Europa bersama Sevilla FC dan Villarreal CF.

Tiga kali bersama Sevilla, sekali bersama Villarreal. Catatan itu yang tidak ada dalam curriculum vitae (CV) Mikel Arteta (Arsenal) dan Oliver Glasner (Palace).

’’Tidak ada pelatih yang lebih baik pada laga seperti ini (final ajang Eropa) selain Unai Emery. Rekam jejaknya sudah berbicara sendiri,’’ kata bomber Villa Ollie Watkins kepada TNT Sports.

Berkebalikan dengan Watkins, Emery menganggap performa timnya-lah yang lebih menentukan. Bukan dari sentuhan tangan dinginnya. ’’Ini peluang terbaik mereka (para pemain Villa) untuk memenangi ajang Eropa,’’ ucap Emery dilansir dari laman resmi UEFA.

Legenda dan Patung

Villa kembali ke final ajang Eropa setelah memenangi European Cup 1981–1982 atau sudah 44 tahun menunggu. Kapten Villa John McGinn menyebut, dia dan rekan-rekannya musim ini bisa tercatat sebagai legenda klub jika berhasil menjuarai Liga Europa.

’’Lihatlah pemain klub kami dulu (ketika juara pada 1982 yang harus namanya sampai sekarang, Red). Kami akan berusaha menjadi legenda,’’ ucap McGinn dilansir dari Birmingham Live.

Sementara Palace baru bisa merasakan atmosfer final musim ini sejak klub berdiri 120 tahun silam. Glasner pun menyambut baik gagasan apabila sukses musim ini ditandai dengan patung di depan Selhurst Park, London (markas Palace).

Kans Slot Keenam

Berdasar koefisien UEFA, Premier League sudah dapat lima jatah pada Liga Champions musim depan. Namun, ada kans slot keenam untuk Premier League. Syaratnya, Villa memenangi Liga Europa (memanfaatkan slot lolos otomatis ke Liga Champions) dan finis kelima di klasemen akhir Premier League.

Itu berarti slot koefisien UEFA (European Performance Spot/EPS) untuk peringkat kelima diberikan kepada tim yang finis keenam di Premier League. Slot keenam akan gugur jika Villa mampu menggeser Liverpool FC dari posisi keempat klasemen akhir. Villa dan LFC punya poin sama, 58 poin.

Selain Premier League, LALIGA juga mendapatkan slot EPS untuk tim yang finis kelima setelah Rayo Vallecano menembus final Liga Konferensi Europa. Saat ini, empat slot sudah terisi oleh FC Barcelona, Real Madrid, Villarreal CF, dan Atletico Madrid. Real Betis di peringkat kelima saat ini punya kans menyusul.

Dejavu Dua Dekade Lalu

Kali terakhir klub Inggris mencapai final semua ajang antarklub Eropa terjadi pada musim 2005–2006. Bedanya, saat itu hanya ada dua ajang, yakni Liga Champions dan Piala UEFA. Saat ini ada tiga ajang, yakni Liga Champios, Liga Europa, dan Liga Konferensi Europa. (*)

ReporterJPGroup

Update