
batampos – Ketegangan menjelang Piala Dunia 2026 semakin meningkat mengingat ancaman cedera tengah menghantui para pemain top dunia. Hanya sekitar 45 hari tersisa sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Saat ini setiap cedera dapat berdampak fatal terhadap peluang tampil di ajang terbesar sepak bola itu.
Salah satunya, wonderkid Brasil Estevao yang harus meninggalkan lapangan dalam kekalahan Chelsea 0-1 dari Manchester United awal bulan April. Sang pemain muda terlihat terpukul, bahkan menutupi wajahnya saat berjalan keluar lapangan.
Dilansir dari The Athletic, hasil pemindaian medis kemudian mengonfirmasi cedera hamstring tingkat empat atau kategori paling parah yang membuat peluang Estevao tampil di Piala Dunia bersama Brasil menjadi sangat diragukan.
Ancaman serupa juga dialami banyak pemain lain. Xavi Simons menjadi korban terbaru setelah mengalami cedera lutut serius saat membela Tottenham Hotspur. Dalam pernyataannya, Simons mengakui bahwa mimpinya tampil di Piala Dunia telah sirna.
“Hidup terasa kejam hari ini. Semua yang saya inginkan adalah berjuang untuk tim, dan sekarang kesempatan itu hilang, termasuk Piala Dunia,” tulisnya.
Situasi itu menunjukkan betapa sempitnya waktu pemulihan bagi pemain yang mengalami cedera jelang turnamen. Cedera jangka menengah saja sudah cukup untuk menghapus peluang masuk dalam daftar 1.248 pemain yang akan tampil di tiga negara tuan rumah Piala Dunia.
Sejumlah bintang besar juga mulai dihantui kekhawatiran serupa. Kylian Mbappe mengalami cedera hamstring saat Real Madrid bermain imbang melawan Real Betis, sedangkan Mohamed Salah juga mengalami masalah serupa saat Liverpool mengalahkan Crystal Palace. Keduanya masih diharapkan pulih tepat waktu, tetapi kondisi mereka akan terus dipantau secara ketat.
Di Spanyol, talenta muda Lamine Yamal juga menambah daftar kekhawatiran setelah mengalami cedera paha yang membuatnya absen di fase akhir perebutan gelar La Liga bersama Barcelona.
Namun, tidak semua pemain yang cedera memiliki harapan dan peluang untuk tampil di Piala Dunia. Beberapa nama sudah dipastikan absen, seperti Rodrygo yang harus mengubur impian tampil di Piala Dunia setelah mengalami cedera ligamen lutut (ACL). Dalam unggahannya, Rodrygo menyebut momen itu sebagai salah satu hari terburuk dalam hidupnya.
Nasib serupa dialami penyerang Liverpool Hugo Ekitike yang mengalami cedera Achilles saat tampil di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain dan diperkirakan absen selama enam bulan. Sementara itu, Serge Gnabry juga dipastikan absen setelah mengalami cedera otot adductor bersama Bayern Munchen.
Kekhawatiran juga menyelimuti pemain lain, seperti Kai Havertz yang mengalami cedera otot saat membela Arsenal, serta Eberechi Eze yang harus ditarik keluar lebih awal dalam pertandingan yang sama. Keduanya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera.
Tak hanya itu, bek Argentina Cristian Romero juga terancam absen setelah mengalami cedera dalam pertandingan sebelumnya dan menambah panjang daftar pemain yang berpacu dengan waktu untuk pemulihan.
Meskipun demikian, ada sedikit harapan bagi pemain yang cedera. Jika sebelumnya Piala Dunia hanya diikuti 32 tim, pada edisi 2026 jumlahnya meningkat menjadi 48 tim. Penambahan itu membuat jumlah pertandingan lebih banyak dan durasi turnamen menjadi lebih panjang, yaitu sekitar 38 hari.
Dengan format yang lebih besar, setiap tim juga memiliki lebih banyak pemain dalam skuad (maksimal 26 orang), sehingga pelatih bisa melakukan rotasi dan mengatur kondisi pemain dengan lebih leluasa selama turnamen berlangsung.
Dengan hanya 16 dari 48 tim yang tersingkir sebelum fase gugur, beberapa pemain yang belum sepenuhnya fit masih berpeluang masuk dalam skuad dan pulih di tengah turnamen. Namun, situasi itu tetap menyisakan ketidakpastian. Jadwal padat kompetisi klub di akhir musim membuat risiko cedera semakin tinggi, sedangkan waktu pemulihan semakin sempit. (*)
