Rabu, 25 Mei 2022

Begini Skenario yang Bisa Mengantar Verstappen Menyegel Gelar Juara F1

Berita Terkait

batampos.co.id – Pimpinan klasemen pembalap Formula 1 Max Verstappen akan menghadapi match point pertamanya di seri di Jeddah, Arab Saudi, akhir pekan ini.

Dengan modal keunggulan 8 poin atas rival terdekatnya Lewis Hamilton, ada beberapa skenario yang bisa mengantar pembalap Red Bull tersebut menyegel gelar juara dunia F1 2021.

Secara matematika Verstappen butuh menambah keunggulan 18 poin lagi atau 26 angka menuju balapan penutup di Abu Dhabi, 12 Desember nanti.

Persaingan perebutan gelar juara dunia F1 2021 antara Lewis Hamilton (kiri) dan Max Verstappen bisa ditentukan di Jeddah akhir pekan ini. (CARL DE SOUZA / AFP)

Baca juga: Cegah Penentuan Gelar F1, Mercedes Pastikan All Out di GP Arab Saudi

Ini sejumlah skenario yang bisa membuat Verstappen menggapai gelar pertamanya di Formula 1:

Jika Verstappen memenangi balapan sekaligus mencatat lap tercepat (total 26 poin) maka Hamilton harus finis di posisi keenam atau di bawahnya (maksimal 6 poin).

Verstappen menang di Jeddah, tapi tidak meraih lap tercepat (meraih 25 poin), maka Hamilton harus finis di urutan ke-7 atau lebih rendah (maksimal 8 poin).

Verstappen finis runner up plus fastest lap (19 poin) maka Hamilton harus finis di posisi ke-10 atau di bawahnya (maksimal 1 poin).

Verstappen finis runner up tapi tidak membukukan fastest lap (18 poin) Hamilton harus finis di luar zona poin atau di luar 10 besar.

Jika salah satu skenario di atas terwujud, maka Arab Saudi akan menjadi pesta besar bagi Red Bull dan Verstappen.

Karena gelar tersebut adalah yang pertama sejak 2013 ketika Red Bull terakhir merebut gelar juara bersama Sebastian Vettel.

Namun, kemungkinan yang lebih besar adalah Hamilton masih akan menjaga peluangnya hingga seri terakhir di Abu Dhabi.

Apalagi pembalap Inggris tersebut memenangi dua balapan terakhir yakni GP Brasil dan GP Bahrain. Mercedes sendiri bertekad akan memanfaatkan momentum positif tersebut untuk melibas Red Bull di Jeddah. (*)

Reporter: JPGroup

Update