Sabtu, 3 Desember 2022

Ini Momen yang Bikin Level Timnas Indonesia Meningkat

Berita Terkait

Pemain Indonesia merayakan gol kedua ke gawang Curacao pada FIFA Matchday hari ini (27/9). (PSSI/Instagram)

batampos – Tim nasional Indonesia semakin menunjukkan perkembangan positif di tangan Shin Tae-yong (STY).

Kemarin malam, skuad Garuda menang 2-1 atas Curacao dalam pertandingan FIFA Matchday di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Itu adalah kemenangan kedua Indonesia atas negara dengan peringkat ke-84 FIFA tersebut. Sebelumnya, Indonesia menang 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat (24/9).

Dua kemenangan atas tim asal konfederasi CONCACAF tersebut membuat STY semakin optimistis dengan kekuatan Indonesia. Dia pun tertantang untuk berhadapan dengan lawan-lawan yang lebih kuat.

”Tahun ini FIFA Matchday sudah selesai semua. Jadi, baru ada lagi tahun depan. Memang Indonesia harus sering bertemu lawan yang ranking-nya lebih tinggi. Tujuannya agar sepak bola Indonesia semakin ke depan,” ucap pelatih 52 tahun tersebut.

Baca Juga: Shin Tae-yong Disodori Perpanjangan Kontrak, PSSI Target Juara Piala AFF 2022

STY menilai level Indonesia semakin meningkat. Menurut dia, salah satu momen penting yang membuat grafik Indonesia menanjak adalah kesuksesan lolos ke putaran final Piala Asia 2023.

”Begitu lolos ke Piala Asia 2023, kepercayaan diri para pemain semakin meningkat. Para pemain mulai paham dengan filosofi sepak bola saya. Dan, mereka semakin bisa beradaptasi,” tegas pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia itu.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan setuju dengan pernyataan STY. Saat ini, performa timnas semakin menanjak. Karena itu, pada agenda FIFA Matchday tahun depan, dia akan mengupayakan agar Indonesia bisa bertemu lawan-lawan lebih berat dari Curacao.

”Sekarang kan kami bertemu tim peringkat ke-84 dunia. Mungkin ke depan saya mau Indonesia bertemu tim yang peringkatnya di bawah 60 dunia. Untuk lawannya, saya akan serahkan ke Direktur Teknik PSSI (Indra Sjafri, Red). Pasti kami ingin melawan tim lebih tinggi lagi,” bebernya.

Namun, sebelum rencana itu diwujudkan, STY akan terus memperbaiki kekurangan timnas. Sebab, tadi malam, gawang Indonesia kebobolan pada menit ke-47 lewat sontekan Jeremy Cornelis.

Meski demikian, STY senang karena serangan Indonesia membaik. Indonesia mencetak dua gol lewat sepakan Dimas Drajad (3’) dan Dendy Sulistyawan (87’).

”Kami harus terus memperbaiki kekurangan dan harus terus berkembang. Itu merupakan motivasi untuk membuat tim menjadi lebih baik,” tegas mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

Sementara itu, pelatih Curacao Remko Bicentini memberikan selamat kepada Indonesia atas dua kemenangan atas timnya. Dia menilai Indonesia merupakan tim yang terus berkembang.

”Saya sudah berusaha membuat perbedaan. Tapi, Indonesia mampu bermain baik hari ini (kemarin),” ucap pelatih asal Belanda tersebut. (*)

 

 

 

Reporter: JPGroup

Update