
batampos – Pekan ke 34 La Liga musim ini bisa menjadi momen krusial bagi armada Los Cules untuk mengunci gelar juara. Barcelona memiliki dua syarat: Hansi Flick dan anak asuhnya wajib menjinakkan Osasuna di Stadion El Sadar, Minggu (3/5) pukul 02.00 WIB, sembari berharap Real Madrid terjungkal di markas Espanyol pada hari Senin (4/5).
Jika skenario itu berjalan mulus, trofi ke 29 La Liga akan resmi mendarat di lemari juara Barca. Setelah mengamankan Piala Super Spanyol, gelar liga domestik menjadi pelipur lara yang sempurna usai mereka kandas di semifinal Copa del Rey dan perempat final Liga Champions.
Namun, misi di El Sadar bukan perkara mudah. Musim lalu, Blaugrana memiliki pengalaman yang kelam di sana setelah digilas 2-4. “Kami ingin segera menyegel gelar ini. Tapi Osasuna adalah tim yang ambisius,” ucap pelatih asal Jerman, Hansi Flick, dikutip melalui laman Marca, Sabtu (2/5).
Sementara itu, Barcelona memiliki kabar baik, Flick mendapatkan suntikan tenaga baru. Raphinha, Marc Bernal, dan Eric Garcia sudah kembali masuk skuad. Meski Raphinha dan Bernal kemungkinan besar tidak memulai laga sebagai starter demi menjaga kebugaran, kehadiran mereka menjadi opsi mewah di bangku cadangan. Eric Garcia diprediksi akan langsung mengisi pos bek kanan menggantikan Jules Kounde yang terkena sanksi.
Barca juga masih dipusingkan dengan absennya wonderkid Lamine Yamal akibat cedera otot paha kiri. Di lini depan, persaingan memperebutkan posisi nomo 9 juga memanas. Ferran Torres diprediksi akan dipercaya Flick sebagai ujung tombak sejak menit awal, menyisihkan Robert Lewandowski ke bangku cadangan. Di lini tengah, militansi Gavi tampaknya lebih dipilih untuk menemani Pedri ketimbang Frenkie de Jong.
Di sisi lain, tuan rumah sedang dalam tren positif. Skuad besutan Alessio Lisci itu sedang terbang tinggi setelah menang dramatis atas Sevilla pekan lalu. Dengan tiket kompetisi Eropa yang masih dalam jangkauan, Los Rojillos siap menjadi batu sandungan bagi ambisi juara Barcelona.
“Kami sudah aman dari degradasi, sekarang saatnya membidik mimpi yang lebih tinggi (Eropa),” tegas Lisci.
Meski tanpa Victor Munoz yang cedera, Osasuna mendapatkan suntukan moral dengan kembalinya Iker Benito yang baru sembuh dari cedera panjang.(*)
