Sabtu, 3 Desember 2022

Formula 1 2022 Jadi Musim Terpanjang dalam Sejarah

Berita Terkait

Pembalap Ferrari Charles Leclerc dan Carlos Sainz Jr. memacu mobilnya saat sesi latihan ajang Formula One Grand Prix Qatar di Losail International Circuit, Lusail, Qatar, Sabtu (20/11/2021). (ANTARA FOTO/REUTERS/Thaier Al-Sudani/foc.)

batampos – Formula 1 (F1) kemarin resmi mengumumkan jadwal terperinci waktu pelaksanaan 23 balapan mereka musim ini. F1 2022 bakal tercatat sebagai musim terpanjang dalam sejarah.

Sebab, pembalap harus menjalani 23 race. Atau lebih banyak daripada musim lalu yang menghelat 22 race. Sebab, GP Miami dipastikan bergabung dan diselenggarakan pada 8 Mei mendatang. Itulah balapan kelima musim ini.

F1 musim 2022 akan dimulai dari GP Bahrain pada 20 Maret. Balapan terakhir berlangsung di Abu Dhabi pada 20 November mendatang. ”Formula 1 musim ini bakal berlangsung selama delapan bulan,” tulis Motorsport dalam laporan mereka mengutip rilis resmi F1.

F1 juga merevisi jadwal setiap sesi balap pada akhir pekan. Mereka memperpendeknya dari empat hari menjadi hanya tiga hari. Sesi konferensi pers yang selama ini berlangsung pada Kamis dihilangkan. Sesi tersebut dipindah pada Jumat pagi.

Jadwal latihan bebas pertama (FP1) digeser menjadi Jumat siang. ”FP1 yang biasanya berlangsung pada pukul 11.30 waktu setempat digeser menjadi pukul 13.00 atau 14.00,” tulis F1 dalam rilis yang sama.

Sementara itu, di sesi Sabtu, FP3 dan babak kualifikasi pada mayoritas balapan akan mundur satu jam dari biasanya. FP3 bakal berlangsung pada pukul 13.00, sementara babak kualifikasi dimulai pukul 16.00 waktu setempat.

Untuk hari balapan pada Minggu, tidak ada perubahan berarti. Mayoritas akan memulai start seperti beberapa musim terakhir.

Tepatnya pada pukul 15.00. Kecuali pada balapan-balapan yang dijadwalkan berlangsung saat malam seperti GP Bahrain, GP Arab Saudi, dan GP Singapura.

Pembalap anyar Mercedes George Russell tidak sabar bertarung di F1 musim ini bersama tim barunya. Mantan pembalap Williams itu telah menghabiskan banyak waktu selama off-season ini untuk mempelajari mobil baru yang bakal dikendarainya. Dia berharap bisa menjadi tandem yang mumpuni untuk Lewis Hamilton.

Sejatinya, jadwal panjang tersebut sudah dikeluhkan para kru dan mekanik serta pembalap. Jadwal tersebut akan sangat melelahkan. Bukan itu saja, mereka akan berpisah dengan keluarga lebih lama. (*)

Reporter: JPGroup

Update