
batampos – Cristiano Ronaldo hampir saja meraih gelar liga pertamanya bersama Al Nassr. Namun, drama luar biasa di menit-menit terakhir membuat pesta juara yang sudah di depan mata berubah menjadi mimpi buruk.
Melansir Sports Illustrated, Al Nassr harus puas bermain imbang melawan rival sekota mereka, Al Hilal, setelah kebobolan gol penyeimbang pada menit ke-98 dalam derby Riyadh yang berlangsung penuh tensi di Al-Awwal Park.
Sebelum pertandingan dimulai, situasinya sebenarnya cukup sederhana: kemenangan akan memastikan gelar Liga Pro Saudi untuk tim asuhan Jorge Jesus.
Namun menghadapi Al Hilal jelas bukan tugas mudah. Apalagi rival mereka itu sebelumnya menang cukup meyakinkan 3-1 pada pertemuan bulan Januari lalu.
Meski begitu, Al Nassr tampil cukup solid di depan pendukung sendiri yang memenuhi stadion dengan warna kuning dan putih. Mereka bahkan sempat selamat lebih dulu ketika gol Karim Benzema pada menit ke-18 dianulir karena offside.
Momentum kemudian berpihak kepada tuan rumah menjelang akhir babak pertama.
Gol pembuka datang dari sosok yang cukup tak terduga. Dalam situasi sepak pojok, Kingsley Coman menyundul bola ke arah kotak penalti dan Mohamed Simakan berhasil menyambar bola dengan tendangan kaki kanan untuk membawa Al Nassr unggul 1-0.
Keunggulan itu bertahan sangat lama. Stadion sudah mulai bersiap merayakan gelar juara, sementara Ronaldo tampak ikut membakar semangat para suporter sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-83. Namun semuanya berubah drastis pada detik-detik terakhir.
Al Hilal mendapatkan lemparan ke dalam jarak jauh di masa injury time. Situasi yang awalnya tampak tidak terlalu berbahaya justru berubah menjadi bencana bagi Al Nassr.
Kiper Bento mencoba menangkap bola, tetapi bertabrakan dengan Inigo Martinez hingga kehilangan kontrol. Bola liar kemudian masuk ke gawang sendiri dan membuat Al Hilal mencetak gol penyeimbang dramatis pada menit ke-98.
Gol itu langsung membungkam stadion dan memupus peluang Ronaldo meraih trofi besar pertamanya sejak bergabung dengan Al Nassr pada Desember 2022.
Momen tersebut terasa semakin menyakitkan karena sepanjang kariernya, Ronaldo hampir selalu sukses meraih gelar di setiap klub yang ia bela. Namun sejauh ini, perjalanan sang megabintang di Arab Saudi justru dipenuhi kegagalan nyaris juara.
Dalam dua musim pertamanya, Al Nassr selalu finis sebagai runner-up Liga Pro Saudi. Mereka juga gagal memenangkan Liga Champions AFC Elite maupun Piala Super Saudi.
Musim ini sebenarnya terlihat menjadi kesempatan terbaik Ronaldo untuk mengakhiri penantian itu. Sayangnya, hasil imbang dramatis melawan Al Hilal membuat pesta harus ditunda lagi.
Ronaldo sendiri menjalani laga yang cukup tenang. Selama berada di lapangan, ia hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan satu peluang yang berhasil diciptakan.
Meski gagal menang, Al Nassr masih memimpin klasemen dengan 83 poin. Namun Al Hilal kini hanya terpaut lima angka dan masih memiliki satu pertandingan tunda.
Artinya, persaingan gelar masih belum benar-benar selesai. Al Nassr tetap punya peluang besar menjadi juara, tetapi setelah drama malam itu, tekanan jelas akan terasa jauh lebih berat. (*)
