Sabtu, 3 Januari 2026

Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor, Tembus 150 Juta Aplikasi

Berita Terkait

Konferensi pers TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 di Gedung TVRI, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025). (ANTARA/FAJAR SATRIYO)

batampos – Permintaan tiket Piala Dunia FIFA 2026 memecahkan rekor setelah lebih dari 150 juta permohonan tiket diajukan selama fase penjualan Undian Acak.

Dalam rilisnya, seperti dikutip di situs ANTARA, Selasa, FIFA menyebutkan jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia. Fase Undian Acak dijadwalkan ditutup pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 11.00 waktu setempat.

Pada pertengahan fase penjualan, Piala Dunia FIFA 2026 tercatat menerima lebih dari 150 juta permintaan tiket dari penggemar yang berasal dari lebih dari 200 negara. Angka tersebut menunjukkan tingkat antusiasme global yang sangat tinggi terhadap turnamen empat tahunan tersebut.

FIFA mencatat, fase penjualan yang dibuka pada Kamis, 11 Desember 2025 itu membuat Piala Dunia 2026 mengalami kelebihan permintaan lebih dari 30 kali lipat. Perhitungan tersebut didasarkan pada nomor kartu kredit individu yang telah diverifikasi dalam setiap pengajuan tiket.

Jumlah permintaan tiket ini juga tercatat 3,4 kali lebih besar dibandingkan total penonton yang menghadiri 964 pertandingan pada 22 edisi Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada 1930.

Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut tingginya permintaan tiket sebagai bukti besarnya daya tarik Piala Dunia 2026.

“Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi pertunjukan terbesar dan paling inklusif di dunia. Lebih dari 150 juta tiket telah diminta hanya dalam 15 hari pertama, menjadikan edisi ini mengalami kelebihan permintaan hingga 30 kali lipat,” ujar Infantino.

Ia menambahkan, Piala Dunia 2026 akan mencatatkan sejarah baru ketika digelar di kawasan Amerika Utara dengan format dan skala yang belum pernah ada sebelumnya.

Piala Dunia FIFA 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Kamis, 11 Juni 2026 hingga Minggu, 19 Juli 2026. Turnamen ini akan digelar di 16 kota di tiga negara tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, serta diikuti oleh 48 tim yang akan memainkan total 104 pertandingan. (*)

ReporterJPGroup

Update