
batampos – Piala Dunia 2026 baru saja dimulai. Kapten Timnas Jepang Wataru Endo resmi mengundurkan diri dari skuad Piala Dunia 2026 akibat cedera dan sekaligus mengumumkan pensiun dari tim nasional.
Keputusan tersebut menjadi pukulan besar bagi Samurai Blue yang bersiap menjalani laga perdana Grup F melawan Belanda pada 14 Juni 2026 di Dallas.
Gelandang berusia 33 tahun itu sebelumnya menjalani musim yang sulit bersama Liverpool FC karena beberapa kali dibekap cedera. Kondisinya tidak memungkinkan untuk pulih tepat waktu sehingga ia akhirnya dicoret dari skuad Jepang untuk turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) mengonfirmasi bahwa posisi Endo dalam skuad digantikan oleh penyerang Shuto Machino. Kehadiran Machino diharapkan bisa menambah opsi serangan bagi Jepang selama tampil di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dalam unggahan di media sosial, Endo mengaku telah berusaha semaksimal mungkin untuk pulih dari cedera yang dialaminya.
“Sejak cedera saya, saya telah melakukan segala yang mungkin hingga saat ini, jadi saya tidak memiliki penyesalan sama sekali.”
Meski kecewa gagal tampil di Piala Dunia 2026, Endo tetap bangga dengan perkembangan yang ditunjukkan Timnas Jepang sejak tampil pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia menilai generasi saat ini memiliki kualitas untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dunia.
Mantan pemain VfB Stuttgart tersebut juga mengumumkan bahwa perjalanan internasionalnya bersama Jepang telah berakhir.
“Dengan kampanye ini, saya akan pensiun dari tim nasional. Mulai sekarang, saya akan mendukung Timnas Jepang sebagai salah satu penggemar.”
Keputusan itu menutup karier internasional yang panjang bagi Endo. Selama bertahun-tahun, ia menjadi sosok sentral di lini tengah Jepang berkat kemampuan bertahan, kepemimpinan, dan pengalamannya di kompetisi elite Eropa.
Kehilangan Besar bagi Jepang
Absennya Endo menjadi tantangan serius bagi pelatih Jepang menjelang laga pembuka Grup F. Pengalamannya sebagai kapten dan pemain senior selama beberapa turnamen besar membuat perannya sulit digantikan begitu saja.
Jepang akan memulai penampilan kedelapan mereka di Piala Dunia dengan menghadapi Belanda sebelum melawan Tunisia dan Swedia pada fase grup.
Meski kehilangan sang kapten, Jepang tetap datang dengan status salah satu wakil Asia yang diperhitungkan. Generasi pemain yang lebih muda kini dituntut membuktikan mampu melanjutkan warisan yang ditinggalkan Wataru Endo dan membawa Samurai Blue melangkah jauh di Piala Dunia 2026. (*)
