Rabu, 25 Mei 2022

Tim Gading Marten Kandaskan Tim Milik Raffi Ahmad

Berita Terkait

Pemain West Bandits Combiphar Solo Rio Disi (kanan) berusaha melewati adangan forward RANS PIK Basketball Bima Risky dalam laga IBL 2022. (Dok IBL)

batampos – Pacific Caesar Surabaya memulai laga di Indonesian Basketball League (IBL) musim 2022 dengan kelalahan. Pada laga perdana yang berlangsung di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin (15/1), Pacific takluk oleh Prawira Bandung dengan skor 54-71.

Padahal, Pacific sempat unggul di kuarter pertama dengan 13-11. Meski kalah, pelatih Pacific Caesar Surabaya Aris Herman menilai timnya sudah tampil bagus. ”Pemain asing juga baru bermain bersama kami. Jadi, masih terlihat beradaptasi,” ujarnya pasca pertandingan.

Dua pemain asing, Akeem Ellis dan Tyron Lamar Criswell, sudah diturunkan. Criswell menjadi pemain dengan kontribusi 13 poin, 4 rebound, dan 1 assist. Aris menuturkan, dirinya sebetulnya tidak menjadikan pemain asing sebagai mesin poin.

”Mereka hanya opsi kedua. Saya justru mendorong pemain lokal mencetak banyak poin. Mungkin karena mereka (pemain asing) ingin timnya menang. Jadi, terlihat mendominasi,” katanya.

Aries menyebutkan bahwa tidak adanya lima pemain yang dicoret karena terlibat match fixing di IBL 2021 tidak memengaruhi performa timnya. Lima pemain yang dimaksud adalah Aga Siedartha, Arisanda, Gabriel Senduk, Yoseph Wijaya, dan Aziz Wardhana. ”Tidak berpengaruh untuk kami karena mereka tidak bermain sepenuh hati,” bebernya.

Sementara itu, dua tim debutan IBL harus takluk. Bumi Borneo Pontianak dikalahkan NSH Mountain Gold Timika 60-68. Lalu, RANS PIK Basketball ditekuk West Bandits Combiphar Solo 57-75.

Meski berstatus tim debutan, laga West Bandits Combiphar Solo vs RANS PIK Basketball menyita perhatian banyak penonton. Duel dua tim itu meriah karena pemiliknya sama-sama figur publik. Yakni, Gading Marten sebagai presiden klub West Bandits dan Raffi Ahmad sebagai chairman RANS.

Sepanjang pertandingan, keduanya tak henti-hentinya saling psywar. Apalagi ketika pemainnya menciptakan poin.

Di sisi lain, penonton juga sangat antusias menyaksikan langsung laga IBL dari tribun. Felenvi Umbas yang juga kekasih pemain Satria Muda Juan Laurent mengakui, atmosfer menonton langsung dari venue lebih heboh ketimbang lewat streaming.

”Pasti lebih seru. Karena sebelumnya nonton streaming. Di sini sudah berasa keseruannya,” kata Felenvi. (*)

Reporter: JPGroup

Update