Jumat, 10 Juli 2026

Picu Perdebatan Panjang, Ini Deretan Skandal dan Kontroversi Terbesar Piala Dunia FIFA 2026

Berita Terkait

Lionel Messi merayakan hattrick ke gawang Aljazair pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 sekaligus menyamai rekor 16 gol Miroslav Klose di putaran final Piala Dunia. (FIFA)

batampos – Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menyajikan persaingan ketat antartim nasional, tetapi juga diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang memicu perdebatan.

Berikut 8 skandal dan kontroversi terbesar yang menjadi sorotan sepanjang jalannya turnamen Piala Dunia FIFA 2026, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Jumat (10/7).

1. Gol Iran dan Offside Tipis Davinson Sánchez

Keputusan VAR saat mengesahkan gol Jalal Hosseini Khalilzadeh untuk Iran serta offside tipis yang melibatkan Davinson Sánchez memicu perdebatan. Banyak pihak menilai keputusan tersebut diambil berdasarkan margin yang sangat tipis sehingga menimbulkan pro dan kontra.

2. Lionel Messi Lolos dari Kartu Merah

Lionel Messi menjadi sorotan setelah tidak menerima kartu merah meski dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap pemain Aljazair. Keputusan wasit tersebut menuai kritik karena dinilai tidak konsisten dalam menerapkan aturan permainan.

3. Ghana Tidak Mendapat Penalti Saat Melawan Inggris

Ghana gagal memperoleh hadiah penalti pada menit ke-79 ketika menghadapi Inggris. Insiden tersebut menjadi salah satu keputusan yang paling banyak diperdebatkan karena terjadi saat skor masih imbang.

4. Gol Leroy Sané ke Gawang Ekuador

Gol yang dicetak Leroy Sané ke gawang Ekuador tetap disahkan meski sebelumnya terjadi dugaan pelanggaran terhadap Pedro Vite. Tayangan ulang menunjukkan Aleksandar Pavlović diduga mengenai kepala lawannya sebelum proses gol berlangsung.

5. Kontroversi Folarin Balogun

Kasus yang melibatkan Folarin Balogun memunculkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap mental dan performa tim Amerika Serikat. Perdebatan tersebut berkembang luas di kalangan pengamat maupun pendukung sepak bola.

6. Keputusan Offside Portugal Kontra Kroasia

Laga Portugal melawan Kroasia diwarnai keputusan offside pada menit-menit akhir pertandingan. Keputusan tersebut menguntungkan Portugal dan menggagalkan peluang Kroasia memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

7. VAR pada Laga Argentina Melawan Mesir

Pertandingan Argentina melawan Mesir memunculkan kritik terhadap penggunaan VAR yang dianggap tidak konsisten. VAR meninjau proses gol Argentina, tetapi tidak meninjau dugaan pelanggaran terhadap Mohamed Salah di area penalti beberapa saat sebelumnya.

8. Konsistensi Kepemimpinan Wasit Sepanjang Turnamen

Sejumlah keputusan wasit sepanjang Piala Dunia FIFA 2026 memunculkan anggapan bahwa penerapan VAR masih belum konsisten. Kondisi tersebut memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan pengamat mengenai kualitas kepemimpinan wasit pada turnamen terbesar sepak bola dunia. (*)

ReporterJPGroup

Update