Sabtu, 1 Oktober 2022

Petenis 19 Tahun Pecahkan Rekor Menjadi No 1 Dunia Termuda dalam Sejarah

Berita Terkait

Batam Juara Umum Kejurprov PBSI Kepri

Guangzhou jadi Tuan Rumah World Tour Finals 2022

Nagelsmann Diminta Tepikan Gaya yang Fashionable

Petenis Spanyol Carlos Alcaraz mencium trofi US Open. (Angela Weiss/AFP )

batampos – Petenis remaja asal Spanyol Carlos Alcaraz mencatat prestasi fenomenal. Dia baru saja menjadi juara US Open 2022. Dengan catatan dahsyat itu, Alcaraz dinobatkan menjadi petenis termuda yang pernah menduduki peringkat satu dunia dalam sejarah.

Petenis berusia 19 tahun itu berhasil mengalahkan rasa lelahnya untuk meraih kemenangan 6-4, 2-6, 7-6 (7/1) atas petenis Norwegia Casper Ruud dalam final di Flushing Meadows (11/9) WIB.

Alcaraz adalah juara grand slam termuda sejak Rafael Nadal meraih gelar pertamanya pada French Open 2005 pada usia yang sama.

Pada saat yang sama, Alcaraz juga menjadi juara termuda US Open setelah Pete Sampras meraih trofi tersebut pada 1990 dalam usia 19 tahun.

“Saya ingin berada di peringkat teratas dalam waktu yang lama, semoga dalam beberapa tahun ke depan. Saya akan bekerja keras lagi setelah ini. Saya siap berjuang untuk bisa seperti ini lagi,” ujar Alcaraz seperti dilansir AFP.

Selain itu, Alcaraz juga mencatat rekor baru akumulasi durasi pertandingan terlama di Grand Slam untuk laga tunggal putra. Yakni dengan waktu lebih dari 23 jam dan 40 menit.

Durasi tersebut sebagian besar dihabiskan pada babak-babak sebelumnya. Yakni ketika Alcaraz menghabiskan lebih dari 13 jam untuk memainkan tiga pertandingan lima set berturut-turut untuk mencapai final.

Setelah kemenangan Alcaraz, Nadal langsung memberikan ucapan selamat kepada penerusnya tersebut.

“Selamat @carlosalcaraz untuk gelar pertamanya di ajang Grand Slam dan juga menjadi petenis nomor satu. Saya yakin kamu bisa meraih lebih banyak gelar lagi setelah ini,” tulis Nadal di media sosialnya. (*)

 

 

Reporter: Antara

Update