Kamis, 27 Januari 2022

Pegokart Muda Indonesia Berangkat ke Italia

Berita Terkait

Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (bamsoet) bersama dengan pembalap muda gokart Qarrar Firhand Ali dan sang ayah. (Foto: Gunawan Wibisono/JawaPos.com)

batampos – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo melepas pembalap gokart muda Qarrar Firhand Ali yang akan melakukan kompetisi di Italia.

“Ini merupakan suatu langkah baru mengawali 2022, kita akan melepas lagi satu calon hero baru yang akan membawa dan akan mengharumkan nama bangsa kita di kancah internasional,” ujar pria yang akrab disapa Bamsoet di Kantor Pusat IMI, Jakarta, Rabu (12/1).

Bamsoet menuturkan, Qarrar yang saat ini berusia 11 tahun memulai kariernya sejak 5 tahun kemudian mengikuti kompetisi gokart internasional sejak 2019, dan pada tahun 2020 telah menjuarai kejuaraan gokart di Italia.

“Kami minta dukungan dari semua pihak, dan seluruh rakyat Indonesia Qarrar yang berangkat malam ini bisa memenuhi harapan kita semua dan bisa menginspirasi dan dorongan agar anak-anak lain bisa ambil bagian dalam mengharumkan anak bangsa di tingkat internasional,” katanya.

Ketua MPR ini berharap, Qarrar bisa mengharumkan nama dan mengibarkan bendera Indonesia pada kejuaraan intenasional di Italia tersebut.

“Karena kita tahu bahwa enggak mungkin merah putih dan lagu Indonesia raya dikumandangkan dan dikibarkan di Italia kecuali ada Presiden datang atau pembalab kita menang dan naik podium. Jadi harus sering-sering naik podium agar lagu kebangsaan dan bendera kita dikibarkan,” ungkapnya.

Bamsoet juga berharap dengan Indonesia bisa mempunya bibit-bibit muda sebagai pembalap nasional seperti Qarrar Firhand Ali. Sehingga nantinya bisa meneruskan prestasi Indonesia di kejuaraan balap.

“Kita inin lagi lebih banyak Qarrar yang lain untuk merajai dunia balap internasional, kita dulu punya Rifat Sungkar, Ananda Mikola dan lebih jauh lagi ada Tinton Suprapto, Tommy Soeharto. Nanti Qarrar akan naik kelas dari gokart ke balap dan ke depan lebih banyak lagi,” tuturnya.

Sementara terpisah, ayah Qarrar, Firhand Ali mengaku berat melepas sang anak yang masih belia usianya ke negeri Pizza tersebut. Namun demi mendukung prestasi sang anak dia merelakan itu semua.

“Kalau tidak pernah distart tidak akan terjadi, kita harus melalui up and down walaupun sebagai seorang ayah kita harus berat meninggalkan anak umur 11 tahun tinggal di Italia, tapi ya tidak ada hal lain untuk kebaikan anak kita mesti jalani itu,” kata Firhand.

Kemudian, Qarrar Firhand Ali yang mengaku mengidolakan pembalab F1 Lewis Hamilton ini sudah melakukan banyak persiapan sebelum terbang ke Italia. Salah satunya melakukan olahraga fisik.

“Jadi setiap hari gym, kalau enggak latihan di track, biasanya aku main simulator balap juga, aku boxing, berenang, fisik dan lari,” pungkas Qarrar. (*)

Reporter: JPGroup

Update