Kamis, 27 Januari 2022

Laga Penentuan, Indonesia vs Malaysia Malam Ini

Berita Terkait

Asnawi Mangkualam Bahar (dua dari kiri) merayakan gol pertama Indonesia ke gawang Laos pada laga kedua Grup B Piala AFF 2020. (Tim Media PSSI)

batampos – Laga penentuan bakal tersaji di matchday terakhir grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, nanti malam (19/12). Hasil imbang sudah cukup bagi Indonesia untuk melaju ke semifinal. Sebaliknya, Malaysia butuh kemenangan.

Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengakui, skuadnya lebih diunggulkan untuk bisa lolos dari grup B. Namun, juru taktik asal Korea Selatan itu tidak ingin jemawa. ’’Kami tidak tahu karena situasi pertandingan bisa berubah. Kami ingatkan pemain agar tidak lengah. Kalau mental diperkuat, bisa dapat hasil yang lebih baik,’’ paparnya saat konferensi pers virtual kemarin (18/12).

Pelatih 52 tahun tersebut menyinggung soal mental karena cukup paham situasi pertandingan dua negara yang kerap dijuluki Derby Melayu itu. ’’Memang, persiapan yang paling penting sebelum memulai pertandingan melawan persaingan ketat ini adalah mental,’’ tuturnya.

Shin Tae-yong sudah menyiapkan mental pasukan mudanya seperti laga biasa agar pemain tetap rileks. ’’Saya dengar Malaysia salah satu tim yang memiliki persaingan ketat (dengan Indonesia). Jadi, saya minta para pemain tidak kalah juga dari Malaysia,’’ tegasnya.

Dia tidak risau dengan mental timnya yang mayoritas dihuni pemain muda dengan rata-rata usia 23,8 tahun. ’’Memang saat ini banyak pemain muda di tim kita. Tapi, semakin lama, performa pemain semakin baik. Jadi tidak terlalu khawatir juga,’’ katanya.

Lantas, bagaimana strategi STY melawan Malaysia? Apakah tetap bertahan dan memilih tidak banyak menguasai bola seperti laga kontra Vietnam? Atau bermain terbuka seperti dua laga awal saat menggulung Kamboja (4-2) dan Laos (5-1)?

“Memang kami seri saja bisa lolos ke semifinal. Tapi, pastinya Malaysia punya kelebihan dan kelemahan. Kami terus menganalisis taktik lawan untuk memberikan strategi yang sesuai,’’ jelasnya.

Menilik statistik, Indonesia delapan kali menghadapi Malaysia di Piala AFF. Hasilnya berimbang. Empat menang dan empat kalah dengan mencetak 14 gol dan 13 kemasukan.

Sementara itu, Malaysia bakal bermain menyerang. Tidak ada pilihan bagi Malaysia selain harus memenangi laga. “Kami selalu mainkan pola menyerang saat bermain sepak bola. Ini tantangan bagi kami untuk bangkit,” ujar pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe.

Menjalani laga penting melawan Indonesia, Cheng Hoe tak ingin mental armadanya jatuh karena melihat kekuatan Indonesia yang berapi-api setelah berhasil menahan Vietnam. Di sisi lain, saat melawan Vietnam, Malaysia justru dicukur dengan skor 0-3.

“Mereka (Indonesia) memiliki barisan pemain muda yang sangat termotivasi. Itu salah satu kekuatan mental mereka,” ucapnya. (*)

Reporter: JPGroup

Update