Selasa, 24 Mei 2022

Jorginho Dihinggapi Trauma Usai Kegagalan Italia ke Piala Dunia

Berita Terkait

Gestur Jorginho setelah Italia dikalahkan Makedonia Utara di Stadio Renzo Barbera, Palermo, kemarin (25/3). (UEFA )

batampos – Satu per satu masalah menyerang setiap sosok penting di Chelsea. Mulai dari pemilik klub Roman Abramovich yang harus melepas kepemilikan akibat kedekatan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pelatih Thomas Tuchel juga bermasalah dengan biduk rumah tangga yang telah dijalani selama 13 tahun.

Kini gelandang Jorginho dihinggapi trauma setelah gagal membawa Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.

Jorginho merasa bersalah karena fans Gli Azzurri menyoroti kegagalannya mengeksekusi dua penalti dalam kualifikasi fase grup melawan Swiss.

Gara-gara itu, Italia harus melakoni kualifikasi putaran kedua dan skuad Roberto Mancini secara mengejutkan dijegal Makedonia Utara 0-1 dalam semifinal path C (25/3).

Kegagalan yang seperti membalikkan nasib Jorginho pada tahun lalu setelah membawa Gli Azzurri memenangi Euro. Gelandang 30 tahun itu kemudian ditahbiskan sebagai pemain terbaik Eropa.

Untuk mengatasi rasa trauma, Jorginho meminta bantuan kepada pelatih mental asal Brasil bernama Rafael Barreiros. Dia adalah pelatih mental yang pernah mendampingi Jorginho sebelum Euro 2020.

Dilansir Daily Mail, Barreiros membeberkan metode untuk mengembalikan mentalitas Jorginho. Barreiros sekaligus menyangkal anggapan bahwa dirinya melakukan sesi hipnotis kepada pemain kelahiran Brasil tersebut.

’’Aku tidak pernah melakukan sesi hipnotis kepadanya. Aku cuma membantunya belajar untuk bermeditasi. Aku sering bekerja dengannya di sisi emosional,’’ jelas Barreiros yang mendalami neurolinguistik dan hipnoterapi.

Melalui meditasi, Jorgi diharapkan bisa menjaga keseimbangan mentalnya. Khususnya keseimbangan antara tekanan dan dukungan dari fans.

’’Apa yang telah aku ajarkan memungkinkan dia memulai setiap laga dengan pikiran yang fresh dan penuh energi mental,’’ tutur Barreiros yang jasanya sering dipakai para petarung dari MMA atau UFC. (*)

 

Reporter: JPGroup

Update