Rabu, 25 Mei 2022

Jalan Nadal untuk Mencatatkan Rekor di Australia Terbuka Masih Mulus

Berita Terkait

Petenis Spanyol Rafael Nadal melakukan pemanasan sebelum melawan petenis dari Jerman Yannick Hanfmann dalam putaran kedua Australia Terbuka di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Rabu (19/1/2022). Nadal menang dengan skor 6-2, 6-3 dan 6-4. (ANTARA FOTO/REUTERS/Loren Elliott/foc)

batampos – Perjuangan Rafael Nadal untuk mengukir rekor sebagai petenis putra dengan gelar grand slam terbanyak di Australia Terbuka 2022 belum terbendung.

Nadal yang berstatus unggulan keenam lolos ke putaran ketiga dengan kemenangan telak 6-2, 6-3, 6-4 atas petenis kualifikasi asal Jerman Yannick Hanfmann, Rabu.

Pemilik 20 gelar Grand Slam itu bermain tanpa hambatan saat meladeni petenis peringkat ke-126 dalam 2 jam 42 menit di Rod Laver Arena, Melbourne.

“Saya tahu dia pemain yang berbahaya. Saya melihatnya saat dia melawan Thanasi (Kokkinakis) di babak pertama, itu menunjukkan kualitasnya bermain di lapangan keras seperti ini,” kata Nadal soal Hanfmann dalam laporan ATP Tour di laman resminya.

Bagi bintang tenis asal Spanyol ini, hambatan terbesarnya saat menghadapi Hanfmann ialah pukulan-pukulan kuat dan servis yang bagus.

Bahkan ia menilai kemampuan lawannya mengalami peningkatan dibanding babak pertama.

Australian Open 2022 menjadi turnamen kedua Nadal yang dimainkan sejak pertengahan Agustus, namun ia langsung bisa beradaptasi dan tidak perlu berduel terlalu keras untuk menyingkirkan Hanfmann.

Petenis kidal itu menggunakan pukulan groundstroke akuratnya untuk mengamankan poin dari sejumlah persaingan ketat.

Bahkan pukulan keras yang dilayangkan Hanfmann bisa ia tangkal dan dibalas dengan pengembalian yang tak kalah mematikan.

Pada babak ketiga, Nadal masih menunggu calon lawan antara peraih medali perak Olimpiade Tokyo Karen Khachanov dan Benjamin Bonzi.

Dalam dua minggu di Melbourne, Nadal berusaha untuk menjadi petenis kedua di Open Era yang memenangkan seluruh ajang Grand Slam sebanyak dua kali.

Petenis pertama yang mencapai rekor ini ialah Novak Djokovic yang batal tampil karena dideportasi pemerintah Australia karena masalah visa medis.

Pada edisi tahun lalu, Nadal hanya mencapai perempat final Australia Terbuka setelah kalah dari Stefanos Tsitsipas dalam pertandingan lima set.

Saat ini, hanya Nadal yang masing berpeluang mencatat rekor merebut gelar grand slam ke-21. Dua pesaingnya Novak Djokovic dan Roger Federer tidak bisa tampil di Australia Terbuka.

Djokovic dideportasi dari Australia, sedangkan Federer belum pulih dari cedera. (*)

Reporter: Antara

Update