Sabtu, 3 Desember 2022

Ini Perkiraan Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2022

Berita Terkait

Penyerang Jerman Timo Werner (kedua kiri) berduel memperebutkan bola dengan gelandang timnas Inggris Declan Rice dalam pertandingan UEFA Nations League pada Selasa (27/9). (Tony Obrien/Reuters/Antara)

batampos – Hasil seri 3-3 kontra Jerman di Wembley Stadium kemarin dini hari (27/9) WIB memungkasi laga terakhir timnas Inggris sebelum bertanding di Piala Dunia 2022.

Laga yang tidak mengubah status The Three Lions sebagai tim terdegradasi ke League B dari grup 3 UEFA Nations League A 2022–2023.

Meski begitu, laga tersebut krusial bagi pemain The Three Lions terkait dengan kans mereka masuk skuad yang dibawa tactician Gareth Southgate ke Piala Dunia Qatar.

Kebijakan FIFA yang melonggarkan jumlah skuad dari 23 pemain menjadi 26 pemain tetap tidak memudahkan Southgate dalam memilih pasukannya.

Menilik dua laga terakhir, melawan Jerman maupun Italia di Stadio San Siro (24/9), Southgate konsisten dengan skema tiga bek (3-4-2-1).

Baca Juga: Spanyol ke Semifinal Nations Leauge usai Singkirkan Portugal 1-0

Artinya, minimal ada enam bek tengah atau bisa bermain sebagai bek tengah yang dibawa Southgate ke Qatar.

Namanya pun dipastikan tidak akan berubah dari enam pemain yang masuk daftar skuad (23 pemain) kontra Jerman kemarin.

Tak terkecuali Harry Maguire yang membuat blunder yang berbuah gol pertama Jerman via titik penalti.

Lainnya adalah Kyle Walker, John Stones, Eric Dier, Conor Coady, dan Marc Guehi.

Satu nama yang tersisih adalah Fikayo Tomori. Memenangkan scudetto Serie A bersama AC Milan musim lalu ternyata belum menjadi garansi Tomori bisa tampil di Piala Dunia.

”Saya pikir Fikayo Tomori lebih menjanjikan ketimbang Harry (Maguire, Red),” klaim mantan bomber timnas Inggris yang saat ini menjadi pandit, Gary Lineker, kepada Sky Sports.

Baca Juga: Jaring Atlet Terbaik, PBSI Kepri Gelar Kejurprov

Terlepas punya jam terbang, Maguire yang musim ini tersisih sebagai starting XI di klubnya, Manchester United, memang paling memicu polemik seandainya terpilih dalam skuad ke Qatar.

Bek kiri Inggris dan rekan Maguire di United, Luke Shaw, memberikan pembelaan terhadap bek termahal dunia tersebut.

Menurut Shaw, faktor leadership dalam diri Maguire masih dibutuhkan di Piala Dunia. ”Lihatlah Euro 2020 dan apa yang telah dia lakukan.

Orang-orang harus memahami bahwa dia bagian besar skuad Inggris dan kami harus menerimanya (keputusan jika Maguire dibawa ke Qatar, Red),” tutur Shaw seperti dilansir Daily Mail.

”Kalaupun dia tetap bersama kami, berarti Gareth (Southgate, Red) memercayainya. Percayalah kepada Gareth,” sambung bek yang musim ini juga kehilangan starting XI di United tersebut.

Selain Maguire dan Shaw, Southgate memiliki PR untuk memutuskan apakah akan membawa dua pemain United lainnya ke Qatar.

Yakni, winger Jadon Sancho dan striker Marcus Rashford. Kedua pemain tidak mendapat panggilan dari Southgate dalam FIFA Matchday kali ini.

Sebagai gantinya, Southgate memilih wide attacker West Ham United Jarrod Bowen dan striker non-caps Ivan Toney (Brentford FC).

Yang terjadi kemudian adalah Bowen dan Toney sama sekali tidak mendapat kesempatan tampil saat melawan Italia maupun Jerman.

Berarti, masih ada kesempatan bagi Sancho dan Rashford menarik atensi Southgate setidaknya dalam sebulan ke depan.

Yang juga menjadi pertanyaan adalah apakah Southgate akan membawa bek kanan Liverpool FC Trent Alexander-Arnold atau tidak.

TAA –sapaan akrabnya– tidak terpilih dalam skuad melawan Jerman, tapi masuk skuad kontra Italia. Meski, tidak ada menit bermain untuk pemain 23 tahun tersebut.

Seandainya TAA absen di Piala Dunia 2022, itu akan menjadi sejarah buruk bagi pemain scouser (orang asli Liverpool).

Sejak Steven Gerrard, lalu Wayne Rooney, scouser selalu ada dalam skuad The Three Lions di Piala Dunia. (*)

 

Reporter: JPGroup

Update