Selasa, 29 November 2022

Banda Baru Li-Ning Badminton Open Champhionsip Kembali Digelar

Berita Terkait

Ketua Umum PBSI Kepri Sukriadi membuka secara resmi Banda Baru Li-Ning Open Championship 2022 saat manager meeting di GOR Banda Baru, Selasa (22/11). F. Ryan Agung/Batam Pos

batampos – Setelah dua tahun absen, Banda Baru Li-Ning Badminton Open Championship kembali digelar. Dihelat di GOR Banda Baru, kejuaraan ini dilaksanakan 23-27 November.

Dijelaskan Ketua PBSI Kepri Sukriadi, pandemi membuat kejuaraan yang sebelumnya digelar secara rutin tiap tahun ini terhenti. “Terakhir digelar 2019 lalu. Karena pandemi, baru di 2022 kejuaraan ini kembali digelar,” katanya, Selasa (22/11) saat manager meeting.

Pria yang akrap diaapa Uki ini menambahkan kejuaraan ini diikuti tiga negara. Yakni Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

“Total sebanyak 410 atlet berlaga di kejuaraan ini. Sebanyak tujuh lapangan dipergunakan dalam event ini,” katanya.

Baca Juga: Polandia vs Meksiko: Gagal Eksekusi Penalti, Catat Sejarah Baru Piala Dunia

Ia menambahkan Banda Baru Li-Ning Badminton Open Camphionship 2022 ijin memperlombakan 24 kategori pertandingan. Dari pra usia dini hingga veteran.

“Jumlah klub yang mengikuti kejuaraan ini total sebanyak 88 klub,” seru Uki. “Selain itu, kejuaraan ini juga diikuti oleh pebulutangkis dari Jawa dan Sumatra. Juga pebulutangkis dari lokal Kepri,” tambahnya.

Ia juga mengatakan pemain bulu tangkis dari luar negeri yang mengikuti kejuaraan ini adalah pemain yang berkualitas. “Ada yang memang dari ranking sudah bagus, juga ada yang memang pemain pelatnas di negaranya,” jelas pria yang juga owner klub Banda Baru ini.

Uki berharap pebulutangkis Indonesia dan Kepri mampu memanfaatkan kesempatan ini. Menututnya ini adalah kesempatan untuk menambah pengalaman bertanding.

“Kapan lagi bisa berlaga dengam pebulutangkis mancanegara. Ini harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bisa menambah pengalaman dan jam terbang,” harap Uki.

Baca Juga: Angin Segar bagi Kelanjutan Kompetisi Liga 1

Selain itu, ia berharap melalui kejuaraan ini akan memunculkan bibit bulu tangkis Kepri. “Terutama yang bisa mengharumkan anama Kepri di panggung nasional dan internasional,” tegasnya.

“Kepri punya banyak potensi, fasilitas juga sudah memadai. Tinggal menunggu waktu saja, untuk menjadi atlet berkualitas tak perlu harus jauh-jauh ke Jawa,” papar Uki.

Sementara itu referee Agus Bambang merharap kejuaraan bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, ia mengatakan kejuaraan ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pertandingan akan digelar mulai pukul 13.00 WIB setiap harinya. Seeding sendiri berdasarkan pada ranking nasional pemain per tanggal 10 November 2022,” jelas dia.

Agus mengatakan untuk deawing pemain telah dilaksanakan pada 20-21 November. Kejuaraan ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp 150 juta.

“Selain itu memperebutkan medali dan piagam. Selamat bertanding, kalah menang adalah hal biasa. Jaga silaturahmi adalah yang terpenting,” tutup Agus. (*)

 

 

 

Reporter: RYAN AGUNG

Update