Sabtu, 13 Agustus 2022

Apriyani/Fadia Berpisah di Kejuaraan Dunia 2022

Berita Terkait

Ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto akan berpasangan di Kejuaraan Dunia 2022. (F. PP PBSI )

batampos – Siti Fadia Silva Ramadhanti akan turun di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022. Ajang tersebut berlangsung di Tokyo pada 22–28 Agustus mendatang.

Namun, Fadia kali ini tak berpasangan dengan Apriyani Rahayu. Dia akan berpartner dengan tandem lamanya, Ribka Sugiarto.

Sebab, sebelum dipisah, Fadia/Ribka memang sempat mendapat undangan dari BWF untuk tampil di Kejuaraan Dunia. Saat itu mereka masih menempati ranking ke-27 ganda putri.

Selain Fadia/Ribka, BWF mengirimkan undangan kepada empat ganda putri Indonesia lainnya. Yakni, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Nita Violina/Putri Syaikah, Della Destiara/Rizky Amelia, dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila.

Namun, Greysia Polii sudah memutuskan pensiun, sedangkan Della/Rizky juga sudah tidak bermain.

Nah, Fadia/Ribka pun harus kembali membangun chemistry. Sebab, mereka sudah lama dipisah. Kali terakhir mereka berpasangan pada Kejuaraan Asia akhir April lalu.

Saat itu, langkah Fadia/Ribka terhenti di babak perempat final setelah dikalahkan ganda Tiongkok Du Yue/Li Wenmei dengan skor 10-21, 12-21.

Setelah itu, Fadia berpasangan dengan Apriyani Rahayu dan Ribka berduet dengan Febby Valencia Dwijayanti Gani.

Disinggung soal chemistry, Fadia menyebut tidak ada masalah. Sebab, dia sudah lama berpasangan dengan Ribka. ’’Kalau chemistry kan sudah partner lama. Di latihan juga,’’ bebernya saat diwawancarai di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, kemarin (25/7).

Atlet 21 tahun tersebut menegaskan, dengan siapa pun partner bertanding, dirinya ingin memberikan hasil yang terbaik. ’’Targetnya pasti ada. Tapi step-by-step aja, nothing to lose. Sama-sama mau kasih yang terbaik,’’ ucapnya.

Kabidbinpres PP PBSI Rionny Mainaky mengungkapkan, kondisi Fadia yang sempat mengalami cedera di bagian tumit sudah membaik.

Rionny salut dengan pemainnya itu yang bisa memaksakan hingga menjadi juara di Singapore Open bersama Apriyani Rahayu. ’’Nantinya kami harus lihat di faktor sepatunya. Saya rasa tidak terlalu mengganggu,’’ katanya.

Rionny yakin Fadia bisa menampilkan yang terbaik bersama Ribka di Kejuaraan Dunia. Apalagi, Fadia/Ribka menjadi satu-satunya wakil di sektor ganda putri. ’’Kami dari pelatih dan pemain sudah komitmen tidak ada masalah soal ini,’’ ujarnya.

Rionny menuturkan, saat ini program latihan dan kegiatan mulai normal lagi. Dirinya mengingatkan agar seluruh sektor memperhatikan berbagai hal sebelum mengikuti kejuaraan. Mulai teknik, fisik, hingga kesabaran dalam bermain. ’’Saya tekankan juga ke pelatih stamina dan otot penting sekali,’’ ungkapnya.

Ya, dalam berbagai kesempatan, kerap kali pemain Indonesia kedodoran jika harus bermain tiga game. Di mana kondisi fisik pemain begitu menurun yang berefek ke pertandingan. Mulai kehilangan fokus hingga melakukan banyak kesalahan sendiri. (*)

 

Reporter: JPGroup

Update