Sabtu, 13 Juni 2026

Amerika Serikat vs Paraguay: Tuan Rumah Pesta Gol 4-1

Berita Terkait

Folarin Balogun merayakan gol saat membawa Amerika Serikat mengalahkan Paraguay 3-0 pada laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium. (USMNT)

batampos – Timnas Amerika Serikat memulai Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Timnas Paraguay di Los Angeles Stadium, Inglewood, Sabtu (13/6/2026) WIB.

Hasil ini membawa pasukan Mauricio Pochettino langsung memuncaki Grup D dengan koleksi tiga poin, sementara Paraguay terpuruk di dasar klasemen setelah gagal membendung dominasi tuan rumah.

Amerika Serikat Langsung Menguasai Pertandingan

Amerika Serikat tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan dan langsung menekan pertahanan Paraguay. Dukungan puluhan ribu suporter di Los Angeles Stadium membuat The Yanks tampil percaya diri dan mengontrol jalannya laga.

Keunggulan pertama lahir saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Gelandang Paraguay, Damian Bobadilla, yang berusaha menghalau bola justru melakukan gol bunuh diri sehingga Amerika Serikat unggul 1-0 lebih cepat.

Dominasi tuan rumah terlihat dari penguasaan bola yang mencapai 63 persen sepanjang pertandingan. Statistik itu menunjukkan Paraguay kesulitan keluar dari tekanan yang terus diberikan para pemain Amerika Serikat.

Pada menit ke-27, Folarin Balogun sempat membobol gawang Paraguay setelah menerima umpan dari Weston McKennie. Namun gol tersebut dianulir karena sang penyerang lebih dulu berada dalam posisi offside.

Balogun akhirnya benar-benar mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-31. Penyerang andalan Amerika Serikat itu menyambar umpan tarik Christian Pulisic dengan tembakan mendatar yang tak mampu dihentikan kiper Paraguay, Gill.

Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Amerika Serikat. Serangan demi serangan terus mengalir melalui kombinasi Pulisic, McKennie, Malik Tillman, dan Balogun.

Menjelang turun minum, Balogun kembali menunjukkan kualitasnya sebagai predator kotak penalti. Menerima umpan terobosan Tillman, ia lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok kanan atas gawang Paraguay.

Gol kedua Balogun itu membuat Amerika Serikat menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0. Penyerang berusia 24 tahun tersebut menjadi pemain paling menonjol dengan kontribusi dua gol penting pada laga pembuka Grup D.

Apa yang Terjadi di Babak Kedua?

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat tetap mendominasi permainan dan terus mengontrol tempo pertandingan. Meski unggul tiga gol, tim asuhan Mauricio Pochettino tidak mengendurkan tekanan terhadap Paraguay.

Di sisi lain, Paraguay mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas permainan. Tim besutan Gustavo Alfaro mulai berani keluar menyerang untuk mencari gol yang dapat memperkecil ketertinggalan.

Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-73. Berawal dari umpan pendek Julio Enciso, Mauricio berhasil masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang memperdaya kiper Amerika Serikat.

Gol itu mengubah skor menjadi 3-1 dan sempat memberi harapan bagi Paraguay untuk mengejar ketertinggalan. Namun dominasi permainan Amerika Serikat membuat momentum kebangkitan La Albirroja tidak bertahan lama.

Amerika Menutup dengan Kemenangan Besar

Setelah kebobolan, Amerika Serikat kembali meningkatkan agresivitas serangan mereka. Timothy Weah dan Ricardo Pepi memperoleh peluang emas untuk menambah keunggulan, tetapi kiper Gill masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Meski begitu, tekanan terus-menerus dari tuan rumah akhirnya menghasilkan gol tambahan. Pada masa injury time, pemain pengganti Gio Reyna berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Reyna menyelesaikan sebuah peluang dari jarak dekat melalui sontekan yang tak mampu diantisipasi lini belakang Paraguay. Gol tersebut memastikan kemenangan meyakinkan Amerika Serikat dengan skor akhir 4-1.

Data statistik semakin menegaskan dominasi tuan rumah. Amerika Serikat mencatatkan 17 tembakan dengan enam mengarah ke gawang, sedangkan Paraguay hanya mampu melepaskan delapan tembakan dan satu yang tepat sasaran.

Kemenangan ini menjadi modal ideal bagi Mauricio Pochettino untuk menghadapi laga-laga berikutnya di Grup D. Performa solid lini depan yang dipimpin Balogun sekaligus menunjukkan Amerika Serikat layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat melaju jauh di Piala Dunia 2026. (*)

ReporterJPGroup

Update