Jumat, 24 Juli 2026

Walikota Batam Ajak Warga Padati FIBA 3×3 Batam

Berita Terkait

Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad (kiri0 bersama Ketua Local Organizing Committee (LOC) FIBA 3×3 Women’s Series & Challenger Batam 2026, Suhadi

batampos – Pemerintah Kota Batam menaruh harapan besar pada penyelenggaraan FIBA 3×3 Women’s Series dan FIBA 3×3 Challenger Batam 2026 sebagai pengungkit baru sektor pariwisata olahraga sekaligus ekonomi daerah.

Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memadati arena pertandingan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, untuk memberikan dukungan kepada para atlet dari berbagai negara.

Ajakan itu disampaikan Amsakar saat menerima panitia penyelenggara FIBA 3×3 Batam 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis. Menurut dia, kepercayaan menjadi tuan rumah turnamen basket kelas dunia merupakan kesempatan bagi Batam untuk memperkuat reputasinya sebagai kota penyelenggara ajang internasional.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Batam untuk hadir dan menyaksikan pertandingan ini. Mari kita bersama-sama memberikan dukungan sekaligus menunjukkan bahwa Batam mampu menjadi tuan rumah yang baik bagi event internasional,” kata Amsakar, Kamis (23/7).

Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan turnamen tidak hanya diukur dari jalannya pertandingan, tetapi juga dari kemampuan Batam memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik bagi atlet, ofisial, serta tamu yang datang dari berbagai negara.

Karena itu, Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam, kata dia, terus memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan terpenuhi, mulai dari kesiapan arena hingga dukungan infrastruktur pendukung.

“Kami mendorong dan memfasilitasi tim penyelenggara untuk mempersiapkan sarana dan prasarana serta perhelatan sebaik mungkin. Mari kita tunjukkan sebagai tuan rumah yang baik dengan kesiapan penyelenggaraan dan hospitality yang elegan dalam menyambut serta berinteraksi dengan para peserta,” ujarnya.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kepulauan Riau dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan kejuaraan tersebut.

Menurut dia, kehadiran kompetisi basket internasional menjadi ruang bagi atlet untuk meningkatkan prestasi sekaligus membuka peluang Batam menjadi destinasi tetap bagi penyelenggaraan berbagai event olahraga dunia.

Lebih jauh, Amsakar meyakini dampak turnamen tidak berhenti di lapangan pertandingan. Kehadiran atlet, ofisial, dan wisatawan mancanegara diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, restoran, pusat perbelanjaan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta industri ekonomi kreatif.

Dengan demikian, penyelenggaraan FIBA 3×3 diharapkan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas wisata dan belanja.

Sementara itu, Ketua Local Organizing Committee (LOC) FIBA 3×3 Women’s Series & Challenger Batam 2026, Suhadi, memastikan seluruh persiapan telah rampung. Arena pertandingan di Dataran Engku Putri kini telah siap digunakan untuk sesi latihan resmi seluruh peserta.

“Kami sudah merampungkan persiapan. Arena sudah bisa digunakan untuk latihan resmi. Kami mengajak masyarakat Batam dan Kepulauan Riau datang menyaksikan pertandingan basket kelas dunia ini,” kata Suhadi.

FIBA 3×3 Women’s Series dijadwalkan berlangsung pada *23–24 Juli 2026**, kemudian dilanjutkan FIBA 3×3 Challenger Putra pada 25–26 Juli 2026.

Sebanyak 32 tim dari 21 negara dipastikan ambil bagian dalam turnamen tersebut. Pada kategori putri, negara peserta antara lain Belanda, Mongolia, Prancis, Latvia, Jepang, Slovakia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Indonesia.

Adapun persaingan di kategori putra diprediksi berlangsung ketat dengan kehadiran sejumlah tim elite dunia, termasuk Serbia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama basket 3×3 internasional.

Melalui penyelenggaraan FIBA 3×3 Batam 2026, pemerintah berharap Batam semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperluas peluang masuknya event internasional yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan dunia usaha. (*)

ReporterAzis Maulana

Update