Selasa, 21 Juli 2026

Donald Trump Usul AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Lagi

Berita Terkait

Donald Trump ingin Amerika Serikat jadi tuan rumah Piala Dunia lagi. (@ELDEBATE/X)

batampos – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan negaranya akan segera mengajukan diri kembali sebagai tuan rumah Piala Dunia setelah menilai edisi 2026 berlangsung sukses besar. Hal itu disampaikannya langsung kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di sela-sela laga final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey pada Senin (20/7).

Kehadiran Trump di laga final itu menjadi kali pertama dirinya menyaksikan langsung pertandingan setelah enam pekan turnamen berlangsung. Sebelumnya, Trump juga sempat menuai perhatian setelah dirinya diduga melakukan intervensi terhadap penangguhan kartu merah striker timnas Amerika Serikat Folarin Balogun di babak 16 besar.

Dalam konferensi pers yang dilansir dari The Athletic, Trump menyebut penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sukses besar setelah kekhawatiran Trump akan kosongnya stadion tidak terjadi. Trump pun ingin turnamen itu kembali digelar di negaranya dalam waktu dekat.

“Yah, saya punya sebuah ide untuk Gianni. Jadi dia yang memulai semuanya dan Anda tahu, dengan brilian saya berkata, ‘Yah, kita akan melakukannya,’ tetapi, Anda tahu, Anda bisa saja memiliki banyak stadion kosong. Ternyata tidak demikian,” ujar Trump dalam wawancara menjelang laga final.

Trump juga mengusulkan ide kepada FIFA agar penunjukan tuan rumah dilakukan dengan lebih dari satu negara sekaligus dalam pengumuman, guna mengurangi potensi kontroversi.

“kami akan segera mengajukannya lagi. Tetapi saya mengatakan untuk mengurangi keterkejutan, Anda bisa mengumumkan kami dan mungkin kemudian untuk yang berikutnya negara lain dan bahkan satu lagi. Tetapi kita harus melakukan ini lagi dan kita harus melakukannya selagi saya masih ada. Anda dengar itu, Gianni?” tambahnya.

Piala Dunia berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 2030 di Spanyol, Portugal, dan Maroko dengan tiga pertandingan pembuka digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay untuk memperingati 100 tahun turnamen itu. Sementara itu, edisi 2034 telah dipastikan akan berlangsung di Arab Saudi.

Dengan demikian, peluang terdekat bagi Amerika Serikat untuk kembali menjadi tuan rumah ialah pada edisi 2038, saat Trump akan berusia 92 tahun.

Trump pun memberikan pujian terhadap Infantino atas kesuksesan turnamen kali ini di negaranya. “Saya rasa belum pernah ada yang seperti ini dalam sejarah Piala Dunia. Turnamen ini luar biasa indah dan saya memberikan apresiasi penuh kepada Gianni,” ujarnya.

Sementara itu, setelah menyerahkan trofi kepada Spanyol, Donald Trump tampak menolak meninggalkan panggung. Dilansir dari The Independent, Trump bahkan memaksakan diri untuk ikut dalam foto kemenangan tim. Gianni Infantino sempat mencoba mengarahkan Trump agar menjauh setelah keduanya menyerahkan trofi kepada kapten Spanyol, Rodri.

Namun, setelah Infantino turun dari panggung dan Rodri juga meminta Trump untuk pergi, sang presiden justru berjalan ke sisi lain panggung dan berdiri di samping para pemain Spanyol. Infantino kemudian bergegas kembali menghampiri Trump, tetapi ia tetap menolak untuk pergi dan memilih berdiri sambil bertepuk tangan saat tim Spanyol mengangkat trofi di sampingnya.

Itu bukan pertama kalinya Trump menggangu perayaan tim juara. Pada 2025, Trump juga sempat viral setelah kehadirannya di panggung saat Chelsea mengangkat trofi Piala Dunia Antarklub dinilai merusak perayaan. (*)

Update