Jumat, 24 Juli 2026

Portugal Mulai Siapkan Era Baru Tanpa Cristiano Ronaldo

Berita Terkait

Tangis Cristiano Ronaldo pecah saat Portugal Tersingkir usai dikalahkan Spanyol di Piala Dunia 2026.(Instagram @433)

batampos – Timnas Portugal mulai bersiap memasuki era baru setelah Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia terakhirnya telah berakhir.

Namun, tantangan yang dihadapi bukan hanya mencari pengganti di lapangan, melainkan juga mempertahankan daya tarik global yang selama ini melekat pada sosok sang megabintang.

Ronaldo sebelumnya menyatakan tidak akan tampil lagi di Piala Dunia setelah Portugal tersingkir dari Spanyol. Meski demikian, penyerang berusia 41 tahun itu belum mengumumkan pensiun dari tim nasional sehingga masih berpeluang tampil di bawah pelatih baru Portugal, Jorge Jesus.

Kepergian Ronaldo dinilai akan meninggalkan kekosongan besar. Selain berstatus sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah sepak bola internasional putra, ia juga menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia.

Selama lebih dari dua dekade membela Portugal, Ronaldo tidak hanya memberikan kontribusi di atas lapangan, tetapi juga mengangkat citra tim nasional di mata dunia.

Pakar pemasaran olahraga, Daniel Sa, menilai nilai komersial Ronaldo jauh melampaui pemain lain yang pernah dimiliki Portugal.

“Jika dilihat dari sisi merek, Cristiano Ronaldo bahkan lebih besar daripada merek tim nasional Portugal itu sendiri,” ujarnya kepada kantor berita Lusa.

Menurut Daniel, pengaruh Ronaldo membantu Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menarik sponsor, memperluas kerja sama komersial, sekaligus meningkatkan popularitas tim nasional hingga ke berbagai negara di luar Eropa.

Ia memperkirakan dampak kepergian Ronaldo baru akan benar-benar terasa ketika sang pemain sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad Portugal.

“Perhatian media akan berkurang drastis. Selama lebih dari 20 tahun, Ronaldo membantu Portugal memperoleh kontrak komersial dan pendapatan yang sangat besar,” katanya.

Meski Portugal memiliki banyak pemain muda bertalenta seperti Vitinha, Joao Neves, dan Rafael Leao, belum ada satu pun yang memiliki pengaruh komersial maupun popularitas global setara Ronaldo.

Karena itu, tantangan terbesar FPF bukan sekadar menemukan pengganti di posisi penyerang, melainkan membangun identitas baru tim nasional tanpa bergantung pada satu sosok bintang.

Sebelumnya sempat muncul laporan bahwa Ronaldo akan mendapat laga perpisahan saat Portugal menghadapi Wales pada ajang UEFA Nations League di Lisbon. Namun hingga kini, baik Ronaldo maupun FPF belum mengonfirmasi jadwal penampilan terakhirnya.

Pelatih Jorge Jesus juga menegaskan keputusan tersebut sepenuhnya bergantung pada keinginan Ronaldo serta kondisi fisiknya.

“Cristiano adalah simbol sepak bola Portugal dan negara ini. Selama dia masih mampu membela tim nasional, saya akan melakukan apa yang terbaik untuk tim,” ujar Jesus.

Di level klub, Ronaldo masih terikat kontrak bersama Al Nassr dan tetap memburu target 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya. Hal itu menjadi sinyal bahwa kariernya di level klub masih akan berlanjut meski masa pengabdiannya bersama tim nasional segera berakhir.

Portugal diyakini mampu mencari pengganti di lini depan maupun menunjuk kapten baru. Namun, aura, pengaruh global, dan daya tarik komersial yang dibawa Cristiano Ronaldo diperkirakan akan menjadi warisan yang paling sulit digantikan. (*)

Sumber BeritaBH Online

Update