
batampos – Maximo Quiles kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat terkuat juara dunia Moto3 musim ini lewat kemenangan dramatis di Catalunya. Quiles makin kukuh di puncak klasemen Moto3 2026 usai memenangi Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).
Pebalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu kini unggul 64 poin dari Adrian Fernandez, sementara pembalap Indonesia Veda Ega Pratama sukses menembus delapan besar balapan dan menyamai poin Marco Morelli di posisi empat klasemen sementara.
Rider tuan rumah mencetak kemenangan hat-trick sekaligus kemenangan keempatnya sepanjang musim 2026. Menariknya, Quiles tidak langsung tampil dominan sejak awal balapan.
Pada fase pembuka hingga pertengahan lomba, persaingan justru dipimpin Brian Uriarte, David Munoz, David Almansa, dan Hakim Danish yang silih berganti berada di posisi pertama.
Polesitter Valentin Perrone sempat terlibat dalam perebutan posisi depan. Namun, performanya perlahan menurun dan keluar dari persaingan utama menjelang akhir lomba.
Saat memasuki Lap 12, Adrian Fernandez mengambil alih pimpinan balapan dari Uriarte. Di saat bersamaan, Quiles masih tertahan di posisi keenam dan tampak sengaja menjaga ritme demi menghemat ban.
Strategi tersebut terbukti efektif. Memasuki lima lap terakhir, Quiles mulai meningkatkan agresivitas dan perlahan mendekati kelompok terdepan.
Empat lap jelang finis, Quiles akhirnya memimpin balapan. Uriarte sempat merebut kembali posisi pertama, tetapi rider Aspar Team itu tetap tenang dan terus menekan rival-rivalnya.
Duel Sengit Lap Terakhir Bikin Catalunya Membara
Pertarungan paling panas terjadi pada lap terakhir antara Quiles dan David Munoz. Kedua pembalap saling menyerang di setiap tikungan demi mengamankan kemenangan di depan publik Catalunya.
Munoz sempat terlihat bakal mengunci kemenangan. Namun, Quiles melancarkan manuver agresif di tikungan terakhir yang gagal dibendung sang rival.
Tak hanya Munoz, Alvaro Carpe juga ikut memanfaatkan celah pada sektor akhir. Rider Red Bull KTM Ajo itu sukses menyalip Munoz dengan selisih super tipis 0,004 detik untuk merebut posisi kedua.
Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang, diikuti Carpe dan Munoz di podium. Brian Uriarte finis keempat dan mencatat hasil terbaiknya musim ini.
David Almansa mengakhiri balapan di posisi kelima. Sementara Marco Morelli dan Hakim Danish melengkapi tujuh besar.
Veda Ega Pratama Bangkit dari P20 ke Top 8
Sorotan besar lain datang dari Veda Ega Pratama yang tampil impresif bersama Honda Team Asia. Pembalap muda Indonesia itu berhasil finis kedelapan setelah memulai balapan dari posisi ke-20.
Veda tampil konsisten sepanjang lomba dan mampu menghindari insiden di tengah ketatnya persaingan grup tengah. Performa tenangnya menjadi kunci untuk terus merangsek naik posisi.
Rookie asal Indonesia tersebut bahkan berhasil mengungguli Adrian Fernandez dan Casey O’Gorman pada akhir balapan. Hasil itu menjadi salah satu penampilan terbaik Veda sepanjang musim debutnya di Moto3.
Tambahan poin penting dari Catalunya membuat Veda terus menjaga persaingan papan atas klasemen sementara. Ia kini telah mengoleksi total 58 poin.
Jumlah tersebut membuat Veda menyamai torehan Marco Morelli yang naik ke posisi keempat klasemen. Persaingan perebutan tiga besar klasemen pun dipastikan makin ketat menuju seri berikutnya.
Ronde ketujuh Kejuaraan Dunia Moto3 2026 selanjutnya bakal berlangsung pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello, 29–31 Mei mendatang. Trek cepat Mugello diperkirakan kembali menghadirkan duel ketat antar rider muda terbaik dunia. (*)
