
batampos – Manchester City sukses meraih gelar juara Piala FA musim 2025/2026 setelah mengalahkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 pada partai final di Stadion Wembley, London, Sabtu (16/5) malam WIB.
Gol tunggal kemenangan The Citizens dicetak Antoine Semenyo pada menit ke-72. Penyerang asal Ghana itu mencetak gol melalui sontekan tumit usai menerima umpan matang dari Erling Haaland di sisi kanan pertahanan Chelsea.
Kemenangan tersebut memastikan Manchester City meraih trofi Piala FA kedelapan sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, City pernah menjadi juara pada musim 1903/1904, 1933/1934, 1955/1956, 1968/1969, 2010/2011, 2018/2019, dan 2022/2023.
Bagi Pep Guardiola, trofi ini menjadi gelar Piala FA ketiganya bersama Manchester City sekaligus menambah koleksi trofi klub musim ini setelah sebelumnya menjuarai Piala Liga.
Sejak awal pertandingan, Manchester City tampil dominan lewat permainan agresif yang dimotori Jeremy Doku, Omar Marmoush, dan Haaland. Namun Chelsea juga mampu memberikan tekanan melalui Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Joao Pedro.
City sempat mencetak gol pada menit ke-27 melalui Haaland. Namun gol tersebut dianulir wasit karena Matheus Nunes lebih dulu berada dalam posisi offside.
Memasuki babak kedua, duel berjalan semakin ketat. Chelsea tampil lebih disiplin dibanding pertemuan sebelumnya saat kalah telak 0-3 dari City pada April lalu.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Haaland yang bergerak melebar ke sisi kanan mengirim umpan mendatar ke depan gawang. Semenyo kemudian menyambut bola dengan backheel yang gagal diantisipasi kiper Chelsea, Robert Sanchez.
Chelsea sempat mencoba membalas melalui Enzo Fernandez, tetapi peluang yang didapat belum mampu mengubah kedudukan. Hingga laga berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Manchester City.
Secara statistik, Manchester City tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 56 persen. Tim asuhan Guardiola juga mencatatkan 10 tembakan dengan empat mengarah ke gawang, sedangkan Chelsea hanya melepaskan lima percobaan.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan dominasi Manchester City di kompetisi domestik Inggris dalam beberapa musim terakhir. (*)
