Jumat, 24 April 2026

Manchester City Gusur Arsenal setelah 200 Hari

Berita Terkait

Manchester City menggusur Arsenal dari puncak klasemen Liga Inggris usai menang atas Burnley. (Foto: Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)

batampos – Manchester City akhirnya menggusur Arsenal dari puncak klasemen Premier League pada matchweek ke-33. Berakhir pula hegemoni Arsenal di peringkat pertama terhitung sejak matchweek ketujuh sampai matchweek ke-32 atau selama 26 pekan atau dalam 200 hari.

Kemenangan 1-0 atas Burnley FC di Turf Moor, Burnley, Rabu (23/4) membuat Manchester City meraih 70 poin. Sama seperti poin Arsenal. Diferensiasi gol juga sama (surplus 37 gol). Akan tetapi, The Citizens –sebutan City– unggul dalam agresivitas gol. City mencetak 66 gol, Arsenal 63 gol.

Persaingan juara kedua tim bakal dituntaskan dalam lima matchweek terakhir. City dan Arsenal sama-sama memiliki tiga laga kandang dan dua laga tandang. ”Selagi mereka (fans City) tetap bernyanyi, kami akan tetap berada di puncak klasemen,’’ koar Erling Haaland, striker City pencetak satu-satunya gol di Turf Moor, seperti dilansir dari talkSPORT.

Peran Aston Villa

Di antara lima laga tersisa City, Aston Villa jadi lawan dengan peringkat tertinggi. Villa yang menempati peringkat keempat itu dijadwalkan bertemu City di Stadion Etihad, Manchester, dalam matchweek pemungkas (ke-38, 24/5). Keputusan terbaru otoritas Premier League menjadi sinyal yang menguntungkan City.

Otoritas liga memutuskan bahwa laga City versus Villa tetap dimainkan seperti semula meski The Villans –julukan Villa– main di final Liga Europa, yakni di Besiktas Stadyumu, Istanbul, pada 21 Mei mendatang. Artinya, Villa sudah pasti memprioritaskan final Liga Europa ketimbang lawan City.

Namun, tactician City Pep Guardiola menepikan keuntungan itu. ”Ini (persaingan juara) bukan hanya ditentukan oleh kami. Juga bergantung dengan hasil laga Arsenal,” tutur Pep kepada Sky Sports.

Merunut sejarah dan statistik, ketika City mampu memuncaki klasemen setelah matchweek 33, The Citizens tidak pernah gagal memenangi Premier League. ”Premier League tidak akan mudah dimenangi dengan angka-angka,’’ lanjut Sang Filsuf –julukan Pep.

Prediksi Superkomputer

Sebuah superkomputer yang dibangun oleh FindSisterSites telah mengolah angka-angka untuk memprediksi akhir persaingan City dan Arsenal.

Yang mengejutkan, superkomputer tersebut memperkirakan kedua tim hanya mendapatkan tambahan delapan poin di lima laga pemungkas. Perinciannya, dua kali menang, dua kali seri, dan sekali kalah.

Hasil itu akan membuat keduanya finis dengan 78 poin dan membutuhkan selisih gol sebagai penentu.

Hasilnya, seperti dilansir dari The Sun, superkomputer memperkirakan bahwa City akan kebobolan tiga gol lebih sedikit dan itu jadi penentu The Citizens memenangi gelar Premier League kesembilan atau kesebelas di kompetisi kasta teratas Inggris. (*)

Update