
batampos – Skuad Timnas Indonesia di era pelatih John Herdman mulai menunjukkan aura menakutkan. Bukan hanya dari sisi kualitas permainan, tetapi juga dari nilai pasar para pemain yang terus melambung di bursa transfer sepak bola dunia.
PSSI resmi memanggil 41 pemain ke dalam skuad sementara Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026 pada Maret ini. Pemanggilan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi pelatih John Herdman untuk meracik komposisi tim terbaik.
Menjelang turnamen FIFA Series tersebut, perhatian publik tidak hanya tertuju pada kesiapan taktik dan strategi timnas Indonesia di bawah John Herdman. Nilai pasar para pemain juga menjadi topik hangat yang memancing rasa penasaran pecinta sepak bola nasional.
Berdasar data terbaru dari situs Transfermarkt, sejumlah pemain Timnas Indonesia kini memiliki market value yang cukup tinggi. Bahkan, total nilai pasar dari 10 pemain termahal mencapai Rp 491,90 miliar.
Angka tersebut menunjukkan perkembangan pesat kualitas pemain Indonesia di kancah sepak bola internasional. Banyak di antara mereka yang kini bermain di kompetisi elite Eropa.
Kapten tim nasional Jay Idzes menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Timnas Indonesia saat ini. Bek yang bermain untuk Sassuolo di Serie A tersebut memiliki nilai pasar mencapai Rp 173,82 miliar.
Statusnya sebagai pemain inti di klub Serie A membuat harga pasarnya terus melonjak. Idzes juga menjadi figur penting di lini belakang Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir.
Selisih nilai pasar Jay Idzes dengan pemain di posisi kedua bahkan cukup jauh. Bek tangguh Kevin Diks menempati urutan kedua dengan nilai pasar Rp 86,91 miliar.
Kevin Diks saat ini bermain untuk Borussia Monchengladbach di Bundesliga. Eks pemain FC Copenhagen tersebut juga menjadi salah satu pilar penting di lini pertahanan klubnya.
Performa konsisten di liga top Eropa membuat reputasi Diks terus meningkat. Tak heran jika nilainya masih menjadi salah satu yang tertinggi di skuad Timnas Indonesia.
Posisi ketiga ditempati penjaga gawang Emil Audero. Kiper yang kini memperkuat Cremonese tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp 55,62 miliar.
Pengalaman bermain di kompetisi elite Italia membuat Audero menjadi salah satu kiper dengan reputasi tinggi di Asia Tenggara. Keberadaannya juga memperkuat kedalaman skuad Garuda di sektor penjaga gawang.
Calvin Verdonk menempati posisi keempat dalam daftar pemain termahal. Bek kiri yang bermain untuk Lille itu memiliki nilai pasar sebesar Rp 52,14 miliar.
Verdonk dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan yang seimbang. Kontribusinya di sisi kiri lapangan sering menjadi senjata penting dalam skema permainan tim.
Selanjutnya ada Dean James yang memperkuat Go Ahead Eagles di Liga Belanda. Pemain muda tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp 34,76 miliar.
Performa impresif di Eredivisie membuat Dean James mulai mendapat sorotan. Banyak pengamat menilai dia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh di masa depan.
Di posisi keenam terdapat kiper Maarten Paes yang saat ini bermain untuk Ajax Amsterdam. Penjaga gawang tersebut memiliki nilai pasar mencapai Rp 26,07 miliar.
Paes dikenal sebagai kiper yang memiliki refleks cepat dan distribusi bola yang baik. Kehadirannya menambah persaingan sehat di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia.
Sementara itu, striker Oxford United Ole Romeny menempati posisi ketujuh. Penyerang tersebut memiliki nilai pasar sebesar Rp 17,38 miliar.
Romeny dikenal sebagai striker dengan kemampuan finishing yang tajam. Dia diharapkan mampu menjadi salah satu mesin gol bagi Timnas Indonesia.
Nilai pasar yang sama juga dimiliki oleh gelandang Persib Bandung, Thom Haye. Dia tercatat memiliki market value sebesar Rp 17,38 miliar menurut data Transfermarkt.
Menariknya, Thom Haye menjadi satu-satunya pemain dalam daftar 10 besar yang bermain di kompetisi domestik Super League. Namun, dia tidak mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Series bulan ini.
Absennya Haye bukan karena alasan teknis semata. Gelandang Persib Bandung tersebut masih menjalani sanksi larangan bermain dari AFC.
Haye dijatuhi hukuman larangan bermain sebanyak empat pertandingan. Sanksi tersebut berkaitan dengan insiden pasca laga melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pemain berikutnya dalam daftar ini adalah Miliano Jonathans yang bermain untuk Excelsior. Dia memiliki nilai pasar sebesar Rp 15,64 miliar.
Miliano merupakan salah satu pemain muda yang sempat menarik perhatian publik Indonesia. Potensinya dinilai cukup besar untuk menjadi aset masa depan Timnas Indonesia.
Posisi terakhir dalam daftar 10 pemain termahal ditempati oleh Sandy Walsh. Bek yang kini bermain untuk Buriram United tersebut memiliki nilai pasar sekitar Rp 12,17 miliar.
Walsh dikenal sebagai pemain serba bisa di lini pertahanan. Dia mampu bermain di beberapa posisi dan sering menjadi opsi penting bagi pelatih.
Jika dijumlahkan, nilai pasar dari 10 pemain ini mencapai Rp 491,90 miliar. Angka tersebut menggambarkan bagaimana kualitas skuad Timnas Indonesia terus berkembang di era modern.
Kehadiran pemain yang berkarier di berbagai liga top dunia memberikan warna baru bagi sepak bola nasional. Kombinasi pengalaman internasional dan talenta muda menjadi modal penting untuk bersaing di level Asia.
Kini, publik menanti bagaimana racikan John Herdman memanfaatkan kekuatan tersebut di FIFA Series 2026. Turnamen ini bisa menjadi panggung pembuktian bagi generasi emas Timnas Indonesia.(*)
