
batampos – Persiapan tim nasional Irak menjelang babak play-off Piala Dunia 2026 dilaporkan mengalami berbagai kendala serius.
Dengan waktu yang tersisa sekitar tiga minggu sebelum pertandingan penting tersebut, sejumlah masalah administratif dan keamanan membuat proses persiapan tim berjalan tidak ideal.
Salah satu persoalan utama adalah situasi yang dialami pelatih kepala timnas Irak, Graham Arnold.
Ia dilaporkan masih berada di Uni Emirat Arab dan belum dapat bergabung sepenuhnya dengan skuad karena berbagai hambatan perjalanan.
Kondisi ini tentu berdampak pada proses persiapan tim yang seharusnya sudah memasuki tahap akhir.
Masalah lain yang tidak kalah rumit adalah terkait pengurusan visa bagi para pemain dan staf tim.
Penutupan kedutaan di beberapa wilayah membuat proses administrasi menjadi jauh lebih sulit. Akibatnya, sebagian anggota tim kesulitan mendapatkan dokumen perjalanan yang diperlukan untuk mengikuti rangkaian persiapan menuju pertandingan play-off.
Situasi ini semakin menyulitkan karena perjalanan menuju lokasi pertandingan juga menghadapi kendala logistik.
Rencana perjalanan menuju Meksiko, yang menjadi salah satu tujuan penting dalam agenda tim, terancam tertunda bahkan berpotensi gagal jika masalah visa tidak segera diselesaikan.
Kondisi tersebut membuat jadwal latihan dan pemusatan latihan yang telah disusun sebelumnya menjadi tidak berjalan sesuai rencana.
Tim pelatih sebenarnya berharap bisa mengumpulkan seluruh pemain lebih awal untuk mematangkan strategi serta meningkatkan kebugaran fisik menjelang pertandingan krusial.
Babak play-off Piala Dunia merupakan momen yang sangat penting bagi Irak. Kesempatan untuk melangkah lebih dekat ke putaran final tentu tidak ingin disia-siakan oleh federasi maupun para pemain. Namun situasi yang terjadi saat ini justru membuat fokus tim sedikit terpecah.
Di sisi lain, para pendukung tim nasional Irak mulai menyuarakan kekhawatiran mereka di berbagai platform media sosial.
Mereka berharap ada perhatian dari pihak terkait agar tim tetap mendapatkan kesempatan yang adil untuk mempersiapkan diri sebelum pertandingan berlangsung.
Bagi Irak, keberhasilan melewati babak play-off akan menjadi pencapaian besar yang sudah lama dinantikan.
Karena itu, penyelesaian berbagai kendala administratif dan perjalanan menjadi hal yang sangat mendesak agar tim dapat menjalani persiapan secara maksimal.
Dengan waktu yang terus berjalan menuju pertandingan, perhatian kini tertuju pada bagaimana solusi dapat segera ditemukan sehingga tim nasional Irak tetap bisa berkompetisi dengan kondisi yang setara dengan negara lain.(*)
