
batampos – FIFA menunjuk wasit asal Inggris, Anthony Taylor, untuk memimpin pertandingan Portugal melawan Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Duel dua raksasa Eropa itu akan berlangsung di Dallas Stadium (AT&T Stadium), Selasa (7/7), pukul 02.00 WIB.
Penunjukan Taylor langsung menjadi perhatian publik sepak bola. Pengadil berusia 47 tahun itu memiliki pengalaman panjang di level internasional, tetapi juga menyimpan sejumlah keputusan kontroversial saat memimpin pertandingan yang melibatkan Spanyol maupun Portugal.
Wasit Elite Berpengalaman
Anthony Taylor telah menjadi wasit Premier League sejak musim 2010/2011 dan mengantongi lisensi FIFA pada 2013. Ia termasuk salah satu wasit elite Eropa yang rutin dipercaya memimpin laga-laga bergengsi.
Baca Juga: Gol Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final Piala Dunia 2026
Laga Portugal kontra Spanyol menjadi pertandingan ketiganya di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Taylor memimpin pertandingan Uzbekistan melawan Kolombia serta Senegal menghadapi Irak.
Dalam pertandingan nanti, ia akan didampingi dua asisten senegaranya, Gary Beswick dan Adam Nunn. Sementara wasit keempat dijabat Felix Zwayer (Jerman), sedangkan Robert Kempter bertugas sebagai asisten cadangan.
Pernah Jadi Sorotan saat Laga Spanyol
Nama Anthony Taylor sempat menjadi pusat perhatian pada perempat final Euro 2024 antara Spanyol dan Jerman.
Saat itu, ia tidak memberikan penalti meski bola mengenai tangan Marc Cucurella di kotak terlarang. Belakangan, Komite Wasit UEFA menyatakan insiden tersebut seharusnya berbuah penalti bagi Jerman.
Meski demikian, Spanyol tetap lolos ke semifinal setelah menang 2-1 melalui gol Mikel Merino pada babak perpanjangan waktu.
Kontroversi lain terjadi pada final UEFA Nations League 2021 ketika Taylor mengesahkan gol Kylian Mbappe ke gawang Spanyol. Keputusan itu memicu perdebatan karena Mbappe sebelumnya berada dalam posisi offside, namun gol tetap disahkan akibat sentuhan bek Spanyol Eric Garcia yang dianggap memulai fase permainan baru.
Baca Juga: Prediksi Meksiko vs Inggris: El Tricolor Andalkan Faktor Azteca, Inggris Unggul Kualitas
Kasus tersebut bahkan menjadi salah satu alasan UEFA kemudian memperjelas interpretasi aturan offside.
Portugal Juga Pernah Dirugikan
Portugal juga memiliki pengalaman kurang menyenangkan bersama Anthony Taylor.
Pertemuan terakhir mereka terjadi pada fase grup Euro 2020 ketika Portugal kalah 2-4 dari Jerman dalam pertandingan yang dipimpin Taylor.
Kini, wasit asal Inggris itu kembali dipercaya memimpin laga Portugal di turnamen besar. Konsistensi dalam mengambil keputusan dipastikan akan kembali menjadi perhatian sepanjang pertandingan.
Statistik Anthony Taylor
Berdasarkan data StatsHub, Anthony Taylor telah memimpin 561 pertandingan di berbagai kompetisi domestik maupun internasional.
Selama kariernya, ia mengeluarkan 2.119 kartu kuning, 57 kartu merah langsung, dan memberikan 187 penalti.
Baca Juga: Prediksi Brasil vs Norwegia: Stale Solbakken Minta Pemain Tak Gentar Hadapi Nama Besar Brasil
Di Premier League, Taylor memimpin 434 pertandingan, dengan catatan 1.580 kartu kuning, 42 kartu merah, dan 122 penalti.
Sementara di Liga Champions, ia telah memimpin 52 pertandingan, sedangkan di Liga Europa sebanyak 34 pertandingan.
Pada level tim nasional, Taylor tercatat memimpin pertandingan di Piala Dunia, putaran final Euro, UEFA Nations League, kualifikasi Euro, hingga laga persahabatan internasional.
Dengan pengalaman tersebut, FIFA kembali mempercayakan salah satu pertandingan paling bergengsi di babak 16 besar Piala Dunia 2026 kepada Anthony Taylor. Namun, mengingat rekam jejak kontroversialnya, setiap keputusan yang diambil dalam laga Portugal kontra Spanyol dipastikan akan mendapat sorotan publik sepak bola dunia. (*)
