Kamis, 23 April 2026

Sergino Dest Masih Ingin Mewujudkan Mimpi Kembali ke Barcelona

Berita Terkait

 Sergino Dest, bek sayap asal Amerika Serikat saat bersama Barcelona. (ANTARA/AFP/PAU BARRENA)

batampos – Karier Sergino Dest mungkin sudah berlanjut jauh dari Camp Nou, tapi satu hal belum berubah: mimpinya untuk kembali ke Barcelona.

Bek kanan asal Amerika Serikat itu secara terbuka mengakui bahwa ia masih merasa punya “urusan yang belum selesai” dengan klub Catalan tersebut.

Melansir Sport, dalam wawancara terbarunya, Dest bahkan tidak ragu menyebut peluang kembali ke Barça sebagai sebuah mimpi yang ingin ia wujudkan.

“Bergabung dengan Barça tetap akan menjadi mimpi. Gaya permainan Hansi Flick luar biasa. Saya rasa saya akan cocok di sana,” ujarnya.

Dest memang sempat datang ke Barcelona dengan ekspektasi tinggi setelah direkrut dari Ajax di usia muda. Namun, perjalanannya di sana tidak berjalan mulus.

Ia kesulitan mengamankan tempat sebagai starter reguler dan akhirnya harus menjalani masa peminjaman ke AC Milan sebelum berlabuh di PSV Eindhoven.

Menariknya, justru di PSV karier Dest kembali menemukan arah. Ia tampil konsisten dan mulai menunjukkan potensi yang dulu membuatnya begitu diincar klub-klub besar Eropa.

Tak hanya itu, Dest juga mengungkapkan bahwa hubungannya dengan beberapa pemain Barcelona masih terjaga. Ia bahkan sempat berbincang dengan Ronald Araujo usai laga internasional.

“Saya berbicara dengan Araujo beberapa waktu lalu setelah pertandingan antara Amerika Serikat dan Uruguay, dan kami mengobrol dengan baik. Dia mengatakan kepada saya bahwa dia dan Frenkie de Jong terkadang mengatakan mereka tidak mengerti mengapa mereka menjual saya, bahwa saya akan cocok di sini,” jelas Dest.

Setelah sempat dihantam cedera lutut serius, pemain berusia 23 tahun itu kini merasa siap untuk kembali melangkah ke level berikutnya dalam kariernya.

“Saya pikir PSV adalah klub hebat, jadi klub lain pasti juga bagus. Tapi saya ingin terus menantang diri sendiri. Ini juga tentang Eredivisie. Saya ingin bisa berkembang setiap minggu di liga yang lebih besar dan mengukur kemampuan saya melawan yang terbaik,” katanya.

Meski mengakui ada ketertarikan dari beberapa klub, Dest menegaskan bahwa belum ada langkah konkret sejauh ini.

“Ada ketertarikan dari beberapa klub, tetapi belum ada yang konkret. Itu masih jauh,” tambahnya.

Di akhir wawancara, Dest juga sedikit membuka cerita soal keputusan besar dalam karier internasionalnya, saat ia lebih memilih membela Amerika Serikat ketimbang Belanda.

“Sejujurnya, saat itu saya lebih tertarik pada Belanda, tetapi budaya Amerika benar-benar menarik bagi saya.”

“Klub-klub seperti Bayern Munchen dan Barcelona sudah menunjukkan minat pada saya, tetapi Asosiasi Sepak Bola Belanda ingin saya bergabung dengan tim U-21 Belanda terlebih dahulu.”

“Pada saat itu, saya berhenti menganggap mereka serius, sebagian karena saya sudah memenuhi syarat untuk melakukan debut di tim nasional AS. Dan itulah yang saya lakukan.”

Kini, dengan performa yang kembali menanjak dan ambisi yang belum padam, jalan pulang ke Barcelona mungkin saja terbuka. Tapi seperti yang sering terjadi dalam sepak bola, mimpi besar butuh momentum yang tepat.(*)

ReporterJPGroup

Update