Rabu, 25 Mei 2022

Selamatkan Kompetisi dengan Laga tanpa Penonton

Berita Terkait

Laga Bundesliga antara Union Berlin versus SC Freiburg di Stadion An der Alten Forsterei dua hari lalu (16/12) dimainkan tanpa penonton. (JOHN MACDOUGALL/AFP )

batampos – Bersama Serie A, Bundesliga adalah liga elite Eropa yang musim ini tidak mengalami penundaan laga.

Salah satu kunci suksesnya adalah kedisiplinan dan kesigapan dalam mengantisipasi pemicu penundaan seperti kasus meluasnya Covid-19.

Seperti yang dialami Bayern Muenchen pada akhir November lalu. Tujuh pemain Bayern menjalani isolasi gara-gara bek tengah Niklas Suele dan bek kanan Josip Stanisic terkonfirmasi positif Covid-19.

Situasi yang membuat Pemerintah Negara Bagian Bavaria segera meminta Bayern menggelar laga kandang tanpa penonton. Kebetulan, saat itu Bavaria menerima 12.304 kasus Covid-19 baru hanya dalam sepekan.

Sampai spieltag ke-16 Bundesliga pada pertengahan pekan lalu, sejumlah klub masih menerapkan laga kandang tanpa penonton.

”Ketika sebuah klub mendapat serangan korona, klub yang bersangkutan perlu sigap dalam melakukan antisipasi supaya tidak meluas dan tidak perlu menunggu tindakan dari otoritas liga (baca: penundaan, Red),” tulis The Times seolah menyindir Premier League.

”Bundesliga adalah contoh bagaimana kompetisi diselamatkan, bisa tetap digelar meski tanpa penonton,” sambung The Times.

Memang, kasus Bayern tidak sampai membuat skuad Die Roten kehilangan lebih dari 14 pemain sebagai syarat untuk memberlakukan penundaan pertandingan.

Tetapi, itu juga karena kesigapan Bayern dalam meminimalkan persebaran di markas latihan mereka, Saebener Strasse.

Tactician Crystal Palace Patrick Vieira termasuk yang sudah melakukan antisipasi dalam mencegah kasus Covid-19 di klubnya.

Pekan lalu Vieira mengultimatum anak asuhnya untuk tidak merayakan pesta Natal tahun ini.

”Sangat aneh ketika seorang pesepak bola masih bisa merayakannya (pesta Natal, Red) justru ketika yang seharusnya dirayakan (main dalam kompetisi, Red) berhalangan,” tuturnya seperti dilansir Football London. (*)

Reporter: JPGroup

Update