Minggu, 14 Agustus 2022

Romelu Lukaku Tak Betah di Chelsea

Berita Terkait

Arsenal Menang 4-2 atas Leicester City

Xavi Targetkan Barcelona Juara Liga Spanyol

Striker Chelsea Romelu Lukaku semakin tak mendapat dukungan untuk bertahan di timnya. (OLGA MALTSEVA/AFP)

batampos – Romelu Lukaku begitu keukeuh meninggalkan Inter Milan demi kembali ke klub lamanya, Chelsea, pada musim panas lalu. Bahkan, Lukaku sampai merengek kepada allenatore Inter Simone Inzaghi untuk merelakannya pergi ke London.

Pelatih yang akrab disapa Simo itu pun dipaksa mengubah rencana karena dia telah memproyeksikan Lukaku sebagai fondasi proyek timnya.

Simo pada akhirnya menjadikan striker gaek sekaligus mantan kapten AS Roma, Edin Dzeko, sebagai substitusi Lukaku.

”Setelah sesi latihan, aku ke ruangan (Simo, Red). Aku sebenarnya tidak mau merusak suasana, tetapi pikiranku tidak lagi di sana (Inter, Red).”

”Jadi, aku meminta kepadanya, tolong sepakati negosiasi ini,’’ begitu rengekan Lukaku kepada Simo seperti yang diungkapkan bomber timnas Belgia tersebut kepada Sky Italia.

Pernyataan Lukaku kala itu merupakan upaya menutupi tudingan fans Inter yang menyebut striker 28 tahun tersebut sebagai pemain mata duitan.

Loyalitas Lukaku kepada Nerazzurri selama dua musim seolah luntur karena skuad Inter memang sedang terdampak kebijakan pemotongan gaji sebagai imbas kondisi finansial klub yang goyah.

Namun, drama pada awal 2022 telah membuktikan bahwa hati Lukaku tidak benar-benar berada di London.

Terlebih setelah pemilik julukan Big Rom itu mengaku kepada jurnalis Sky Italia Matteo Barzaghi bahwa dirinya tidak bahagia di Chelsea jelang pergantian tahun.

”Secara fisik aku baik-baik saja. Aku hanya tidak senang dengan suasana di Chelsea. Apalagi, (Thomas) Tuchel (tactician Chelsea, Red) lebih suka bermain dengan sistem lain,’’ ungkap Lukaku.

Jika musim panas lalu Lukaku minta diizinkan pulang ke Chelsea, sekarang mantan striker Manchester United itu malah ingin kembali ke Appiano Gentile (lokasi markas latihan Inter).

”Aku selalu mengatakan bahwa Inter selalu ada di hatiku. Aku tak tahu apakah aku akan kembali ke Inter, tapi aku sangat berharap itu terjadi. Aku jatuh cinta dengan Italia,” beber Lukaku.

Sial bagi Lukaku. Keinginannya direspons negatif oleh Interisti. Mereka membentangkan poster yang menyindir loyalitas palsu Lukaku.

Bukan hanya dari Inter. Dari Chelsea, Big Rom mendapatkan konsekuensi atas ucapannya yang menyakiti The Blues. Apalagi, dalam akun Facebook, Lukaku menampilkan bio Inter dan bukan Chelsea.

Tactician Chelsea Thomas Tuchel pun mencoret nama Lukaku dalam daftar pemain saat menghadapi Liverpool FC kemarin (3/1).

Tuchel kabarnya juga meminta pendapat dari pemain senior Chelsea seperti kapten tim Cesar Azpilicueta, gelandang Jorginho, dan N’Golo Kante hingga bek Antonio Ruediger terkait solusi mengatasi masalah Lukaku.

”Kami akan menyelesaikan situasi ini secara internal dan berbicara baik-baik dengannya (Lukaku, Red) tanpa harus mengganggu persiapan tim yang sudah sangat baik (untuk lawan LFC, Red),” beber Tuchel di laman resmi klub.

Seandainya Chelsea sakit hati dan Inter tidak ingin merekrut kembali, Lukaku terancam tidak bisa tampil lagi di paro kedua musim ini.

Namun, ada rumor yang menyebutkan bahwa Lukaku masih bisa membela klub lainnya di bursa transfer musim dingin bulan ini.

Tottenham Hotspur asuhan mantan pelatih Inter, Antonio Conte, disebut siap menerima Lukaku. Conte memang ingin Spurs memiliki kedalaman skuad yang bagus. Lukaku bisa jadi penguat lini serang bersama Harry Kane dan Son Heung-min. (*)

Reporter: JPGroup

Update