Jumat, 19 Agustus 2022

Peluang Besar Leclerc di Sirkuit Jalanan Monte Carlo

Berita Terkait

Charles Leclerc berpeluang merebut kembali posisi puncak klasemen pada balapan GP Monako nanti malam. (Simon BAKER / POOL / AFP)

batampos – Harapan pembalap Ferrari Charles Leclerc berjaya di balapan kandang sejauh ini berjalan mulus.

Semalam (28/5) pembalap Monako tersebut mengamankan pole position untuk memulai start terdepan di balapan GP Monako malam nanti.

Leclerc sampai saat ini memang masih sangat penasaran dengan peruntungannya di sirkuit jalanan Monte Carlo tersebut.

Sejak terjun penuh di F1 mulai musim 2018, dia tak pernah meraih hasil maksimal. Catatan terbaik pembalap 24 tahun itu sejauh ini di GP Monako adalah finis di posisi ke-18 pada 2018.

Musim lalu dia gagal finis. Begitu juga di 2019. Pada 2020 GP Monako tidak digelar lantaran Covid-19.

”(Pole) ini raihan spesial yang membuatku sangat bahagia. Sejauh ini semuanya berjalan begitu mulus.”

”Aku tahu benar kecepatan mobil yang aku tunggangi. Dan aku hanya perlu memaksimalkan itu di balapan besok (hari ini),” ucap Leclerc seusai sesi kualifikasi dilansir Independent.

Pole position Leclerc di Monako ini menjadi yang kelima musim ini. Start dari posisi terdepan tentu saja akan memberikan keuntungan besar bagi jagoan Kuda Jingkrak tersebut.

Karakter sirkuit jalanan yang sempit sudah pasti akan menyulitkan pembalap lain untuk menyalip. Atau setidaknya, peluang menyalip menjadi sangat kecil.

Selain itu, yang start di posisi kedua adalah rekan satu timnya sendiri di Ferrari Carlos Sainz Jr.

Posisi ini bisa dimanfaatkan untuk mengahalangi laju Max Verstappen yang start dari posisi keempat agar tidak mudah menyalip Leclerc.

Jika skenario itu berhasil, sebuah kemenangan akan memberi Leclerc peluang mengambil alih lagi puncak klasemen pembalap atas rival terkuatnya musim ini, yakni Verstappen.

Saat ini, Verstappen memuncaki klasemen pembalap dengan raihan 110 poin.

Leclerc membuntuti di belakangnya dengan terpaut 6 angka. Sebelumnya, karena gagal finis di Barcelona, Leclerc kehilangan posisinya dari puncak klasemen.

Start di belakang Sainz Jr adal ada rekan setim Verstappen, Sergio Perez, yang menyegel posisi start ketiga.

Dengan situasi ini Ferrari dan Red Bull akan beradu cerdik untuk meramu strategi melalui pit stop. Di tengah balapan mereka bakal memainkan taktik undercut atau overcut demi mendapatkan peluang saling mengalahkan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update