Minggu, 25 Februari 2024

Pantai Gading Juarai Piala Afrika untuk Ketiga Kalinya

Berita Terkait

Pantai Gading Juara Piala Afrika 2023 usai menaklukkan Nigeria 2-1. (AFP/Franck Fife)

batampos – Laga final Piala Afrika 2023 berlangsung sangat sengit bagi kedua negara yang bertanding yakni Pantai Gading dan Nigeria.

Keduanya tampak saling jual beli serangan di laga yang berlangsung pada Senin (12/2) dini hari WIB tersebut.

Bermain di Stadion Olympique Alassane Quattara, Abidjan, Pantai Gading. Tim Ivory Coast berhasil menaklukkan Nigeria dengan skor tipis 2-1.

Atas kemenangan ini, Pantai Gading keluar sebagai juara Piala Afrika 2023 dan berhasil memperoleh Piala Afrika untuk ketiga kalinya.

Melansir dari Antara (12/2) sebelumnya Pantai Gading juga berhasil menjuarai Piala Afrika pada tahun 1992 dan Piala Afrika 2015.

Sementara itu, pertandingan final berlangsung sangat alot. Nigeria berhasil mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-38, lewat bek tengah mereka William Troost-Ekong yang menyundul bola dari tendangan sudut.

Keunggulan Nigeria ini bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua pertandingan, Pantai Gading meningkatkan serangan dan menciptakan peluang pada menit ke-50, namun sayang tembakan Gradel masih mampu dihalau oleh bek Calvin Bassey yang berada di depan gawang.

Pertandingan sempat diwarnai aksi protes dari pemain Pantai Gading saat Gradel dijatuhkan Sanusi di dalam kotak penalti, namun wasit tidak menunjuk titik putih.

Pantai Gading baru bisa mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-62 melalui tandukan Franck Kessie yang menerima umpan dari tendangan sudut.

Setelah berhasil mencetak gol tersebut, para punggawa pelatih Emerse Fae itu mendapat motivasi dan semangat baru, sehingga mereka terus menekan pertahanan Nigeria.

Sementara itu, Nigeria juga ikut membangun serangan bertubi-tubi, kedua tim saling beradu strategi untuk melesakkan gol keduanya.

Pantai Gading akhirnya berhasil comeback melalui gol Sebastien Haller pada menit ke-81. Haller langsung mengarahkan kakinya untuk menyambut bola yang diumpan Adingra ke dalam gawang.

Hingga wasit meniup peluit berakhirnya pertandingan tidak ada lagi gol yang tercipta.  Tim berjulukan Parah Gajah itu mampu menjaga keunggulan mereka. (*)

Sumber: JP Group

Update