Rabu, 28 September 2022

Manchester City Menang, Erling Haaland Catat Sejarah Baru UCL

Berita Terkait

Striker Manchester City Erling Haaland mencetak gol indah ke gawang Borussia Dortmund pada matchday kedua Liga Champions 2022-2023. (Lindsey Parnaby/AFP)

batampos – Manchester City bangkit dari ketertinggalan untuk memukul Borussia Dortmund pada matchday kedua Grup G Liga Champions 2022-2023.

Berlaga di City of Manchester Stadium hari ini (15/9), City tertinggal lebih dulu pada menit ke-56 lewat tandukan Jude Bellingham.

City lalu bangkit dan mengamankan tiga angka melalui gol cantik bek tengah John Stones pada menit ke-80 dan sepakan akrobatik mantan bintang Dortmund Erling Haaland pada menit ke-84.

Stones mencetak gol via tendangan keras yang luar biasa dari luar kotak penalti. Sedangkan Haaland menceploskan bola ke gawang Dortmund melalui sepakan sambil menjatuhkan diri. Dengan timing yang sangat tepat, Haaland menyambut umpan silang kaki kanan luar Joao Cancelo.

“Pada akhirnya kami menunjukkan siapa kami sebenarnya. Inilah kami dan inilah cara kami bermain,” ucap Haaland dikutip dari BT Sport.

“Saya bangga dengan penampilan kami pada 20 sampai 25 menit terakhir. Kami mencetak gol luar biasa hari ini. Gol saya sedikit lebih bagus, jujur saja! Itu adalah crossing yang sangat cantik dari Cancelo,” imbuh Haaland.

Bagi Haaland, gol ini melahirkan rekor yang manis. Striker asal Norwegia tersebut menjadi pemain termuda dalam sejarah Liga Champions yang mencetak gol dan membobol gawang tim yang sama (Borussia Dortmund). Haaland melakukannya pada usia 22 tahun dan 55 hari.

Haaland melewati catatan Alvaro Morata yang mencetak gol dan akhirnya membobol gawang Real Madrid pada usia 22 tahun dan 194 hari.

“Tidak banyak orang yang tahu bagaimana untuk menghentikannya. Kami melakukan pekerjaan yang bagus sampai menit ke-88. Dan lalu, dia melakukan apa yang biasa dia lakukan. Kami tidak beruntung,” ucap Bellingham.

Sementara itu, meski menang, Manajer City Pep Guardiola tidak puas dengan penampilan timnya. City, ucap Guardiola, harusnya menang dengan nyaman. Jadi, tidak perlu berusah-payah melakukan comeback.

“Belakangan ini, kami sering melakukan itu (comeback). Saya tidak suka itu. Kami bermain dengan cara yang salah hari ini,” ucap Guardiola.

“Tidak ada agresi, kami pasif. Momen berubah dengan Phil (Foden), Bernardo (Silva), dan Jualian (Alvarez). Kami mengubah kecepatan kami dan mencetak dua gol yang indah,” kata Guardiola.

“Saya sangat yakin kalau kami bermain seperti di babak pertama, John (Stones) tidak akan memiliki keberanian untuk mencoba menembak bola dari jarak jauh. Tetapi kami menemukan ritme dan momentum. Ini sangat luar biasa. Saya sangat bahagia dengan penampilannya,” tambah Guardiola lagi.

Dengan kemenangan ini, City berada di puncak klasemen sementara Grup G dengan 6 poin. Pada matchday pertama, City sukses membantai tuan rumah Sevilla dengan skor 0-4 di Ramon Sanchez Pizjuan (6/9).

Dortmund berada di posisi kedua dengan tiga poin hasil satu menang dan satu kalah. Di matchday pertama, Dortmund mengandaskan Copenhagen dengan skor 3-0. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update