Kevin Sanjaya Mundur dari Pelatnas PBSI, Farewell di Indonesia Open

0
27
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengamankan tempat di babak kedua setelah meraih kemenangan pada babak pertama Indonesia Open 2022, menyingkirkan sesama ganda putra tuan rumah Wahyu Nayaka Arya/Ade Yusuf Santoso di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (14/6). (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mundur dari Pelatnas PBSI. (Haritsah Almudatsir/Jawa Pos)

batampos – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagja mengumumkan bahwa atlet ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo resmi mundur dari pusat latihan nasional (pelatnas).

”Tentang Kevin, pada saat saya kembali dari tur Eropa saya ada komunikasi dengan pelatih dan saya minta waktu Kevin untuk ketemu pada 6 April,” kata Ricky dilansir dari Antara pada Kamis (16/5).

”Intinya Kevin mengatakan pamit dari pelatnas. Kita hormati keputusan dan waktu Kevin. Kita juga mengapresiasi prestasi Minions yang sudah menjadi nomor satu dunia dalam waktu yang lama dan menyumbangkan banyak gelar untuk Indonesia,” tambah dia.

Mengenai alasan mundurnya Kevin dari Pelatnas, Ricky mengatakan, tidak ada alasan khusus.

”Mungkin dia ada kesibukan yang lain sehingga memutuskan untuk pamit dari pelatnas,” jelas Ricky.

Sebelumnya Marcus Fernaldi Gideon pada awal Maret mengumumkan melalui akun media sosial resmi bahwa dia memutuskan untuk mengakhiri karir sebagai pebulu tangkis profesional yang telah dijalani selama 25 tahun.

Untuk memberikan penghormatan kepada Minions, PBSI akan memberikan acara spesial untuk mereka pada rangkaian turnamen BWF Super 1000 Indonesia Open 2024, pada Juni.

”Ada farewell untuk Minions di Indonesia Open, kita akan buat satu acara di sana,” ujar Ricky.

Dengan mundurnya Marcus dan Kevin dari pelatnas, Ricky berharap hal itu bisa semakin memacu pasangan-pasangan ganda putra Indonesia lain untuk berjuang dan menorehkan prestasi di kancah dunia.

”Harapannya untuk ganda putra Indonesia di pelatnas, hal ini bisa memacu mereka seperti Bagas/Fikri, Leo/Daniel. Mereka suatu saat harus bisa menggantikan senior-seniornya dan berada di top level,” ucap Ricky. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini