Indonesia Hanya Raih Runner-up di Thailand Open 2023

0
35
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil lolos ke babak kedua Korea Masters 2022. (Justin Tallis/AFP)
Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri gagal menjuarai Thailand Open 2023 setelah dikalahkan pasangan Tiongkok, Liang Wei Keng/Wang Chang. (Justin Tallis/AFP)

batampos – Timnas bulu tangkis Indonesia harus puas membawa pulang satu titel runner-up dari ajang BWF Super 500 Thailand Open 2023 di Bangkok, Minggu (4/6).

Hasil tersebut dipersembahkan ganda putra Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri yang kalah di tangan pasangan Liang Wei Keng/Wang Chang asal Tongkok.

Bagas/Fikri menuntaskan pertandingan babak final kontra Liang/Wang dengan dua gim langsung 10-21, 15-21 dalam laga selama 27 menit.

Bagas/Fikri berada dalam tekanan sejak gim pertama. Duet Indonesia itu hanya bisa bersaing hingga skor 3-5, karena setelahnya mereka tertinggal delapan poin beruntun.

Baca Juga: Aldila Sutjiadi Tembus Perempat Final French Open

Pasangan Liang/Wang mengontrol permainan lewat servis yang mereka mainkan pada awal reli. Pasangan Tiongkok itu memaksa Bagas/Fikri untuk bermain lob atau mengangkat kok.

Pengembalian tinggi dari Bagas/Fikri menjadi umpan mudah bagi Liang/Wang untuk menciptakan smes atau pukulan menyilang yang sulit untuk dihadang.

Tak hanya itu, akibat berada dalam tekanan, permainan Bagas/Fikri menjadi tidak nyaman sehingga mereka kesulitan mengontrol pukulan. Pengembalian mereka pun kerap keluar lapangan sehingga memberikan keuntungan bagi lawan.

Kesulitan kembali dialami pasangan peringkat ke-14 itu pada gim kedua. Pergantian posisi lapangan rupanya tak mempermudah langkah Bagas/Fikri untuk memperbaiki hasil dari gim pembuka.

Baca Juga: Real Madrid Resmi Berpisah dengan Benzema

Pada awal gim kedua, Liang/Wang mencoba bermain aman dan membangun pertahanan dari zona depan.

Rupanya strategi tersebut tak diantisipasi oleh Bagas/Fikri yang tetap bermain ngotot dan berusaha menekan.

Sayangnya, usaha Bagas/Fikri tak membuahkan hasil dan membuat unggulan ketiga Liang/Wang bermain nyaman karena hanya memberikan pengembalian.

Seusai interval, serangan Bagas/Fikri justru mengendur yang kemudian terbaca oleh lawan. Liang/Wang pun kembali bermain agresif seperti gim pertama dan memaksa Bagas/Fikri untuk mengangkat pukulan atau lob. (*)

 

Reporter: Antara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini