Kamis, 27 Januari 2022

Guardiola Dukung Grealish Akhiri Kemarau Gol

Berita Terkait

Pemain Manchester City Jack Grealish berebut bola dengan pemain Wolverhampton Wanderers Leander Dendoncker pada laga Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, Inggris, Sabtu (11/12). (Craig Brough/Reuters/Antara)

batampos – Manajer Manchester City Pep Guardiola memberi dukungan kepada Jack Grealish untuk bisa mengakhiri kemarau golnya. Grealish tengah berjuang untuk membuktikan kelayakannya sebagai pemain dengan rekor transfer 100 juta pound (132 juta dolar AS).

Grealish baru mencetak dua gol untuk City sejak kepindahannya dari Aston Villa dengan rekor transfer tertinggi untuk Liga Inggris. Pemain 26 tahun itu, terakhir kali mencetak gol pada September saat City mengalahkan Leipzig di Liga Champions. Satu-satunya gol yang dibuatnya di Liga Inggris adalah saat melawan Norwich pada Agustus.

Grealish tidak mampu meniru penampilan menariknya saat di Villa dengan seragam City. Dia kehilangan kesempatan emas untuk mencetak gol saat tim juara bertahan itu menang atas Wolves, Sabtu (11/12).

Tetapi Guardiola tidak ragu bahwa gelandang Inggris itu dapat mengatasi kemandulan di 13 pertandingannya secara beruntun dan pada akhirnya akan mulai cemerlang lagi.

”Dia harus melakukan persis apa yang dia lakukan, tidak lebih dari itu. Selebihnya hasil akan datang,” kata Guardiola dikutip AFP seperti dilansir dari Antara.

”Dia memiliki peluang untuk mencetak dua atau tiga gol setiap pertandingan dan suatu hari dia akan melakukannya. Dia bisa mencetak hat-trick melawan Watford dan di pertandingan terakhir satu atau dua gol lagi,” tambah Guardiola.

Menurut Guardiola, tidak pernah ada seorang pemain bertahan dengan performa terbuka dalam satu musim dari awal hingga akhir. Ada pasang surut.

”Dan dia tidak harus mencetak gol. Yang harus dia lakukan adalah bermain seperti dia tahu apa yang harus dilakukan, merasa bahwa kontribusinya membantu memenangi pertandingan dan selebihnya (gol) akan datang,” ucap Guardiola.

City yang kini memimpin klasemen Liga Inggris akan menjamu Leeds pada Selasa (14/12). Guardiola mengaku timnya harus bersusah payah jika mereka ingin selamat dari taktik tempo tinggi tim asuhan Marcelo Bielsa itu.

Leeds mengambil empat poin dari City musim lalu dan Guardiola memperkirakan bakal menghadapi malam yang sulit lagi. ”Leeds adalah salah satu lawan terberat kami. Mereka bermain dengan cara yang unik dan kami bermain melawan cara yang unik ini hanya dua kali dalam setahun,” kata Guardiola.

”Kami harus menyesuaikan beberapa hal karena berbeda dengan lawan lainnya. Kami tidak terlalu terbiasa dengan jenis permainan seperti ini,” imbuh dia. (*)

Reporter: Antara

Update