Jumat, 17 Juli 2026

Foto Lionel Messi Mandikan Lamine Yamal Kembali Viral, Ini Kisah di Baliknya

Berita Terkait

Foto Lionel Messi memandikan Lamine Yamal viral. (Instagram UNICEF/Joan Monfort)

batampos – Foto yang memperlihatkan Lionel Messi memandikan bayi yang saat ini dikenal sebagai bintang muda Spanyol Lamine Yamal kembali viral di media sosial menjelang pertemuan keduanya di final Piala Dunia 2026. Badan PBB yang bertugas melindungi hak-hak anak UNICEF akhirnya mengonfirmasi keaslian foto ikonik tersebut.

Lewat unggahan resmi di Instagram, UNICEF menegaskan keaslian foto itu. “Ya, foto-foto yang kalian lihat itu benar adanya. Lebih dari 18 tahun yang lalu, seorang bayi bernama Lamine Yamal dan ibunya, Sheila, bertemu dengan Lionel Messi dalam sebuah sesi pemotretan penggalangan dana UNICEF,” tulis UNICEF. Momen itu terjadi ketika Yamal masih berusia enam bulan.

Kisah itu berawal pada tahun 2007 ketika Messi yang baru berusia 20 tahun sudah dikenal sebagai salah satu talenta muda terbaik dunia. Sementara itu, Yamal masih bayi yang belum menunjukkan jejaknya sebagai calon bintang sepak bola. Keduanya dipertemukan dalam sesi foto amal yang digelar oleh FC Barcelona bekerja sama dengan UNICEF.

Dalam salah satu foto yang kemudian menjadi viral, Messi membantu ibu Yamal, Sheila Ebana, memandikan sang bayi di dalam bak plastik kecil berwarna biru. Lewat situs resminya, fotografer Joan Monfort mengungkapkan bahwa Yamal kecil langsung mencuri perhatian Messi karena selalu tersenyum sepanjang sesi pemotretan.

Momen ikonik itu merupakan bagian dari kalender amal UNICEF edisi 2008. Keluarga Yamal memenangkan undian untuk berfoto bersama pemain Barcelona dan hasilnya dipublikasikan pada halaman Januari. Setengah dari hasil penjualan kalender itu digunakan untuk mendanai program perlindungan anak di seluruh dunia.

Messi sendiri telah mendukung UNICEF sejak 2004 dan resmi menjadi Duta Besar (Goodwill Ambassador) pada 2010. Sejak saat itu, Messi aktif dalam berbagai kampanye kemanusiaan, termasuk kunjungannya ke Haiti pascagempa besar untuk meningkatkan kesadaran global terhadap kondisi anak-anak di Haiti.

Sementara itu, Yamal resmi bergabung sebagai Duta Besar UNICEF terbaru pada 2026. Fokusnya pada advokasi hak anak untuk bermain dan berkembang dalam lingkungan yang aman. “Sepanjang masa kecil saya, yang saya miliki hanyalah keluarga, bola, taman, dan mimpi,” ujar Yamal pada Juni dikutip dari situs resmi UNICEF.

Yamal pun menekankan pentingnya ruang aman bagi anak-anak untuk bermain, belajar, dan tumbuh. “Bermain sepak bola memberikan saya keteraturan, rasa memiliki, dan harapan akan masa depan. Saya paham betapa pentingnya bagi anak-anak untuk memiliki tempat bermain yang aman, agar mereka bisa menikmati masa kanak-kanak, menjelajahi dunia, berimajinasi, dan tumbuh berkembang,” kata Yamal.

Pertemuan kembali Messi dan Yamal di final Piala Dunia 2026 pada 20 Juli disebut UNICEF sebagai momen siklus penuh (full-circle moment) pertemuan keduanya. “Penggemar sepak bola di seluruh dunia akan menyaksikan momen luar biasa yang melengkapi sebuah siklus, saat Yamal dan Messi kembali bertemu untuk memimpin tim mereka dalam pertandingan penentuan juara Piala Dunia,” tulis UNICEF. (*)

ReporterJPGroup

Update