Elena Rybakina Juara Italia Terbuka setelah Lawan Tiga Kali Retired

0
90
Elena Rybakina mencium trofi yang dia menangkan usai Anhelina Kalinina mundur karena mengalami cedera paha di final Italian Open. (ANTARA)
Elena Rybakina mencium trofi yang dia menangkan usai Anhelina Kalinina mundur karena mengalami cedera paha di final Italian Open. (ANTARA)

batampos – Selain kualitas teknik dan strategi, keberuntungan memegang peranan penting seorang atlet bisa meraih gelar juara. Setidaknya itu dialami petenis Elena Rybakina.

Petenis asal Kazakhstan itu meraih gelar juara Italia Terbuka setelah lawannya tiga kali retired karena cedera.

Kemenangan pertama Rybakina diraih saat babak 32 besar melawan Anna Kalinskaya (15/5). Meski set pertama belum selesai, Rybakina dinyatakan lolos karena Kalinskaya cedera. Saat itu Rybakina memimpin 4-3.

Momen kedua terjadi perempat final (18/5). Kali ini lawan yang dia hadapi adalah petenis peringkat pertama dunia Iga Swiatek. Keduanya sempat bertarung ketat selama 2 jam 19 menit.

Baca Juga: Momen para Pemain Manchester City saat Dipastikan Menjadi Juara Liga Premier

Namun, saat skor 2-2 di set penentu, Swiatek gagal melanjutkan pertandingan karena cedera. Rybakina lolos semifinal.

Terakhir, Rybakina memastikan gelar juara di Foro Italico kemarin setelah mengalahkan Anhelina Kalinina 6-4, 1-0, Minggu (21/5). Rybakina dinyatakan menang setelah Kalinina mengalami cedera paha kiri di awal set kedua.

Meski senang meraih gelar juara, Rybakina tetap merasa ada yang kurang. ’’Ini bukan cara yang saya inginkan untuk menyelesaikan pertandingan,’’ kata Rybakina saat konferensi pers setelah pertandingan dilansir dari laman resmi WTA.

Dia pun memberi penghargaan kepada Kalinina. Meski tampil sebagai unggulan ke-30, Kalinina ternyata bisa mencapai babak final.

’’Dia (Kalinina, Red) memainkan beberapa pertarungan yang sulit. Sangat senang atas peningkatannya. Sayang, dia tidak bisa menyelesaikan pertandingan,’’ kata Rybakina.

Baca Juga: Piala Dunia U-20 Dimulai, Jepang Pecundangi Senegal

’’Saya harap tidak ada yang serius. Jadi, semoga dia bisa pulih dengan cepat dan dia bisa terus (menunjukkan performa, Red) seperti ini,’’ imbuh petenis peringkat keenam dunia itu.

Gelar juara di Roma menahbiskan Rybakina sebagai petenis pertama yang merebut dua gelar WTA 1000 pada 2023. Sebelumnya, petenis berpostur 184 cm itu juga memenangkan turnamen WTA 1000 Indian Wells di California, Amerika Serikat, pada 19 Maret lalu.(*)

 

Reporter: JPGroup

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini