Selasa, 27 September 2022

Digaji Paling Tinggi, Mbappe dan Messi Membalas Sanksi FFP

Berita Terkait

Kylian Mbappe memeluk Lionel Messi setelah membobol gawang FC Nantes di Stade de la Beaujoire. (JEAN-FRANCOIS MONIER/AFP )

batampos – Paris Saint-Germain termasuk satu di antara delapan klub yang dihukum denda oleh UEFA karena melanggar FFP (financial fair play).

PSG didenda EUR 65 juta (Rp 964 miliar) atau paling banyak dibandingkan lainnya. Kylian Mbappe dan Lionel Messi punya andil atas sanksi tersebut.

Yakni, gaji mereka yang mencapai EUR 90 juta (Rp 1,33 triliun) per musim. Dari jumlah tersebut, EUR 50 juta untuk gaji Mbappe setelah meneken kontrak baru musim panas lalu.

Nominal yang menjadikan Donatello sebagai pemain dengan gaji termahal di dunia.

Sementara itu, EUR 40 juta untuk gaji Messi mengalami kenaikan EUR 10 juta seiring La Pulga memasuki tahun terakhir (tahun kedua) dari kontraknya bersama PSG.

Terlepas keuangan terkuras untuk gaji Mbappe-Messi plus denda, PSG patut bangga memiliki dua striker tersebut.

Dalam journee kelima Ligue 1 kemarin dini hari (4/9) WIB, Mbappe-Messi lagi-lagi tampil dominan ketika PSG mengalahkan FC Nantes 3-0.

Mbappe mencetak 2 gol dan Messi menjadi pengumpan dua gol Donatello.

”Mencetak gol-gol hebat dan tidak kebobolan adalah capaian yang selalu diinginkan dalam setiap pertandingan,” kata kapten PSG Marquinhos di laman resmi klub.

Total musim ini Mbappe sudah mencetak 7 gol, sedangkan Messi 4 gol dan 6 umpan gol. Dari 6 umpan gol Messi, 4 di antaranya untuk Mbappe.

Dalam laga kemarin, Neymar Jr disimpan untuk Liga Champions kontra Juventus (7/9) dan posisinya digantikan Pablo Sarabia. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Update