Sabtu, 22 Januari 2022

Cuma Ada Satu Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

batampos – Ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Serena Kani menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang berlaga pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2021 di Huelva, Spanyol. Turnamen prestisius tersebut bergulir mulai 12 sampai 19 Desember mendatang.

Ganda campuran nomor 97 dunia tersebut merupakan atlet dari klub PB Djarum. Dejan/Serena yang didampingi pelatih Vita Marissa sudah terbang dari Jakarta menuju Huelva, Kamis (9/12) dini hari .

Dejan/Serena tetap berangkat walaupun 13 wakil Pelatnas PP PBSI memutuskan mundur. Dalam siaran pers resminya (8/12), Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rionny Mainaky mengatakan bahwa tim Indonesia menarik diri karena penyebaran varian baru Covid-19, Omicron, semakin cepat di Eropa.

Selain para pemain pelatnas, mantan tunggal putra nomor tiga dunia Tommy Sugiarto juga memutuskan tidak berangkat ke Spanyol. Tommy sebetulnya sudah menyiapkan semuanya. Mulai dari visa, membeli tiket pesawat, hingga mem-booking hotel.

PP PBSI juga membebaskan Tommy apakah mau berangkat atau tidak. Di tengah kebimbangan, Tommy akhirnya membatalkan penerbangan ke Spanyol.

“Saya ingin berangkat. Tetapi kalau saya berangkat sendiri, takutnya tidak ada yang bertanggung jawab kalau terjadi apa-apa. Saya tidak tidak punya teman di sana. Ini dilema bagi saya,” ucap Tommy dilansir dari JawaPos.com (10/12).

Dejan Ferdinansyah/Serena Kani (Istimewa)

Lalu, jika PP PBSI menjadikan Omicron sebagai dalih untuk tidak memberangkatkan tim nasional, mengapa PB Djarum tetap mengizinkan Dejan/Serena terbang ke Spanyol?

Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan bahwa ini berawal dari satu bulan yang lalu. Mulanya, tidak ada satupun pemain PB Djarum yang lolos ke Kejuaraan Dunia 2021.

Tetapi dalam perkembangannya, dua ganda campuran pelatnas Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dan Adnan Maulana/Mychelle Christine Bandaso memutuskan mundur karena cedera.

Karena kondisi itulah, sektor ganda campuran Indonesia yang dijatah empat wakil, akhirnya menyisakan slot. PP PBSI lantas menawarkan undangan tersebut kepada PB Djarum. Jadi, rencana semula, Dejan/Serena akan menemani Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

“Kami ditawari,” ucap Yoppy kepada JawaPos.com. “Kami mendapatkan undangan. Kami tidak mungkin mendaftar kalau tidak mendapatkan tawaran dari PBSI. Saya jawab saja, kenapa tidak? Wong kami dapat kesempatan,” tambah Yoppy.

Baca Juga: Tim Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia, BWF Kecewa

Setelah mendapatkan tawaran tersebut, pihak PB Djarum lantas mengurus semua kelengkapan administrasi. Namun, pada Minggu (5/12), Yoppy terkejut karena mendapatkan kabar bahwa tim Indonesia memutuskan untuk mundur.

“Kami tidak pernah diberi tahu, juga tidak pernah diimbau. Tahunya, PBSI memutuskan tidak berangkat. Ya tidak ada masalah, kami sih tetap berangkat,” ucap Yoppy.

Yoppy sangat yakin dengan kemampuan pihaknya untuk menjaga diri dari serangan virus korona. Ketika mengirimkan pemain pada ajang Slovenia International 2021 dan Austrian Open 2021 pada bulan Mei, Yoppy mengatakan bahwa Covid-19 sedang ganas-ganasnya.

“Di Kudus waktu itu memang meledak, tetapi kami menyiapkan semuanya dengan baik,” ucap Yoppy. “Kami punya track record untuk menghadapi hal tersebut, kami punya pengalaman. Jadi tidak ada masalah, kami akan tetap memberangkatkan Dejan/Serena,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD-KHOM menulis di Twitter bahwa dia prihatin karena tim Indonesia mundur dari Kejuaraan Dunia 2021. Alasan satu-satunya, karena tim Indonesia khawatir terpapar virus Omicron di Spanyol.

Padahal, dari data European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC), kasus Omicron di Spanyol hanya tujuh saja. Menurut Prof Zubairi, semuanya bergejala ringan. Paling banyak terjadi di Portugal yakni 34 kasus dan Belanda 18 kasus. “Semoga ini keputusan terbaik untuk para pemain,” tulis Prof Zubairi (8/12).

Ketika disodorkan komentar Prof Zubairi bahwa Omicron tidak senagas yang dibayangkan sehingga membuat Indonesia mundur dari kejuaraan yang sangat bergengsi, Yoppy menolak menanggapi.

Dia juga menolak berkomentar soal hanya Indonesia saja yang mundur dengan dalih Omicron. Padahal negara-negara lain yang terkenal sangat hati-hati yakni Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara Eropa, tidak ada yang satupun yang menarik semua pemainnya secara rombongan dari turnamen.

Bahkan, pada Kejuaraan Dunia Senior 2021 di Huelva, ada tiga wakil Indonesia yang berlaga. Mereka adalah mantan pemain PB Djarum Jhony Hidayat (tunggal putra) dan ganda putra Alexander Tandun/Suganyanto Hadi Wahono.

Ajang yang berakhir pada 4 Desember itu terlaksana di Palacio de los Deportes Carolina Marin. Venue itu juga menjadi tempat pertandingan Kejuaraan Dunia 2021. “Saya nggak mau ngurusi rumah tangga orang. Takut offside,” kata Yoppy lantas tersenyum.

“Yang penting, Dejan/Serena main lepas saja. Kalahnya juga saat nggak menghadapi lawan yang enggak-enggak. Kami sudah pesan kepada mereka, kalian harus fight, main yang terbaik. Sebab, saat ini mereka akan menjadi sorotan,” ucap Yoppy lagi.

Pada babak pertama, Dejan/Serena akan berhadapan dengan ganda Republik Irlandia Paul Reynolds/Rachael Darragh. Kalau menang, Dejan/Serena akan melawan unggulan ke-11 asal Jerman Mark Lamsfuss/Isabel Lohau.

Manajer Tim sekaligus pelatih kepala PB Djarum Fung Permadi menambahkan bahwa Dejan/Serena sudah mendapatkan vaksin lengakp jenis Sinovac dan bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Jadi, dia tidak khawatir dua pemain itu terpapar Omicron. “Kami sudah siap,” ucap Fung.

Fung juga tidak mau berkomentar soal mundurnya tim Indonesia dari Kejuaraan Dunia 2021. Namun, Fung mengaku sempat bertanya kepada beberapa pemain PB Djarum yang berada di Pelatnas. Intinya, para pemain PB Djarum di pelatnas menurut dan mematuhi keputusan PP PBSI.

Apakah mereka tidak kecewa dengan kegagalan berangkat ke Kejuaraan Dunia 2021?

Mendapatkan pertanyaan itu, Fung hanya tertawa kecil. “Kalaupun kecewa, ya simpen dalam hati saja,” katanya. “Sudah diputuskan seperti itu ya bisanya patuh. Beritanya juga masih simpang siur. Siapa yang mengambil keputusan juga saya tidak tahu,” imbuh mantan pemain nomor satu dunia tersebut.

Para pemain PB Djarum yang awalnya masuk ke dalam skuad Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021 adalah Shesar Hiren Rhustavito (tunggal putra), Kevin Sanjaya Sukamuljo (ganda putra), dan Mohammad Ahsan (ganda putra).

Selain itu ada juga Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (ganda putra), Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran), Rinov Rivaldy (ganda campuran), dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran). (*)

Reporter: JPGroup

Update