
batampos – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengungkapkan kelemahan yang membuatnya gagal meraih kemenangan di MotoGP Jerez.
Meskipun berhasil finis di posisi kedua, ia mengakui tidak mampu menandingi kecepatan rivalnya.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (30/4), Hasil ini sekaligus mengakhiri peluangnya untuk meraih kemenangan beruntun dalam beberapa balapan terakhir.
Bezzecchi menjelaskan bahwa Alex Marquez tampil sangat dominan sepanjang balapan. Ia menilai lawannya unggul terutama di sektor-sektor cepat dan mengalir di lintasan. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan untuk menjaga jarak tetap dekat sepanjang lomba.
Menurut Bezzecchi, keunggulan utama Alex Marquez terlihat pada sektor tiga dan empat. Ia menyebut rivalnya memiliki jalur balap yang sangat rapi serta traksi yang optimal. Hal ini membuatnya sulit untuk menemukan celah dalam upaya mengejar.
Bezzecchi mengaku sudah menyadari potensi kemenangan Alex sejak awal balapan. Ia melihat bagaimana Alex mampu menyalip dengan mulus dan mempertahankan ritme secara konsisten. Pengamatan tersebut membuatnya yakin bahwa kemenangan akan sulit direbut.
Upaya Bezzecchi untuk mengikuti ritme balapan akhirnya tidak membuahkan hasil maksimal. Ia mengakui tidak mampu mempertahankan kecepatan yang sama dengan pemimpin lomba. Meski demikian, ia tetap merasa puas dengan performanya secara keseluruhan.
Ia menilai posisi kedua merupakan hasil yang patut disyukuri mengingat kekuatan lawan yang dihadapi.
Bezzecchi menyebut performanya sudah mendekati batas maksimal yang bisa ia berikan. Namun, ia tetap melihat adanya ruang untuk peningkatan ke depan.
Untuk menghadapi balapan berikutnya, Bezzecchi akan memanfaatkan sesi tes guna meningkatkan performa. Ia menyebut tim telah bekerja keras untuk menyiapkan berbagai pembaruan teknis.
Dengan evaluasi tersebut, ia berharap dapat kembali bersaing memperebutkan kemenangan di seri selanjutnya. (*)
