Sabtu, 6 Juni 2026

Aksi Jenderal Lapangan Tengah Bagian Paling Menarik di Piala Dunia, Portugal Paling Komplet

Berita Terkait

Ilustrasi piala dunia. f. istimewa

batampos – Pemenang pertandingan level tinggi seperti laga Piala Dunia biasanya ditentukan oleh bagaimana sebuah tim menguasai lapangan tengah. Para pemain di sektor ini, yakni para gelandang, adalah para pengendali permainan, pengatur tempo pertandingan, perancang serangan, pelapis pertahanan, perusak serangan lawan, dan bahkan pencipta peluang.

Mereka menjadi aktor utama ketika sebuah tim bertransisi dari bertahan ke menyerang atau sebaliknya, dan menentukan daya tahan sebuah tim. Sukses dan kepiawaian mereka dalam menjalankan semua fungsi itu menjadi jaminan timnya mencatat kemenangan atau tidak kalah, yang akhirnya bisa diganjar dengan trofi Piala Dunia.

dilansir dari Antara, bukti termutakhir terjadi empat tahun silam ketika Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Walau sukses Argentina itu juga menyangkut mental dan kohesi tim, serta keterampilan para pemain di sektor lain, para gelandang adalah bagian vital yang membuat La Albiceleste mengendalikan laga. Peran itu dijalankan dengan sangat baik oleh trio gelandang; Enzo Fernandez, Rodrigo de Paul, dan Alexis Mac Allister.

Baca Juga:Jelang Piala Dunia 2026, Keputusan Mauricio Pochettino Soal Kiper Tuai Kritik Legenda Amerika Serikat

Penitikberatan permainan pada bagaimana tim mendominasi lapangan tengah seperti dilakukan trio Argentina pada 2022, akan berlaku juga pada Piala Dunia 2026 yang segera kickoff Jumat dini hari pekan depan di Meksiko. Piala Dunia edisi 48 tim ini juga dituanrumahi Amerika Serikat dan Kanada, sampai 20 Juli.

Seperti pada sebagian besar dari 22 edisi sebelumnya, Piala Dunia 2026 juga bakal menjadi arena unjuk peran penting para gelandang. Tapi mungkin hanya sebagian kecil tim yang dianugerahi dengan gelandang-gelandang elite. Di antara sebagian kecil itu adalah Inggris, Portugal, Spanyol, dan Prancis. Keempat tim ini memiliki kemewahan oleh hadirnya begitu banyak gelandang elite di dalam skuad mereka.

Argentina tetap menyimpan energi hebat di tengah, dan akan kembali mengandalkan triumvirat Fernandez – de Paul-Mac Allister. Demikian pula dengan Brasil yang akan dipimpin gelandang veteran, Casemiro. Belanda yang memiliki Frenkie de Jong juga begitu atau Federico Valverde yang vital bagi Uruguay.

Portugal paling lengkap
Namun di antara semua tim Piala Dunia 2026, yang dikarunia oleh gelandang-gelandang hebat yang lagi naik daun, adalah Portugal. Tiga dari 10 gelandang terbaik di dunia saat ini berasal dari Portugal. Mereka adalah Joao Neves dan Vitinha, yang bermain untuk Paris Saint Germain, serta Bruno Fernandes yang membela Manchester United.

Vitinha belum lama ini dinobatkan sebagai pemain terbaik final Liga Champions yang dimenangkan oleh PSG setelah mengalahkan Arsenal dalam partai pamungkas, sedangkan Bruno Fernandes menjadi pemain terbaik Liga Premier tahun ini.

Vitinha adalah bagian inti dari fondasi sukses PSG dalam tiga musim belakangan, yang di antaranya mewujud dalam bentuk dua trofi Liga Champions. Sedangkan Bruno Fernandes menjadi aktor intelektual di balik melesatnya lagi Manchester United ke papan atas Liga Premier hingga bisa bertarung kembali dalam kompetisi Liga Champions.

Tak hanya trio gelandang kreatif, ulet dan visioner itu, Portugal juga masih memiliki Bernardo Silva yang turut menjadi fondasi sukses Manchester City. Masih ada Matheus Nunes yang juga sering berperan sebagai bek sayap, ditambah Ruben Neves, yang kini bermain di Liga Saudi.

Dengan kemewahan di lapangan tengah, Portugal berpotensi menjadi juara dunia baru yang menembus dominasi Brasil, Argentina, Jerman, Uruguay, Prancis, Spanyol, Inggris, dan Italia, yang kembali absen tahun ini.

Tim kedua yang dilimpahi gelandang-gelandang hebat adalah Inggris. The Three Lions memiliki Declan Rice yang terlalu instrumental dalam kisah sukses Arsenal dua tahun terakhir, sampai menjuarai Liga Inggris setelah 22 tahun tak bisa melakukannya.(*)

ReporterJP Group

Update