
batampos – Pelatih tim nasional Swedia Graham Potter menyebut ketenangan bermain menjadi kunci keberhasilan pesta gol ke gawang Tunisia dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan skor 5-1 di Stadion BBVA, Monterrey, Meksiko, Senin WIB.
“Saya pikir para pemain tampil dengan stabilitas dan ketenangan sepanjang pertandingan,” kata Potter seusai pertandingan dalam laman FIFA.
Ia menilai timnya menunjukkan kematangan mental ketika menghadapi momen-momen sulit, terutama setelah kebobolan yang sempat memangkas keunggulan mereka menjadi 2-1 menjelang turun minum.
Menurut dia, para pemain tetap berpegang pada rencana permainan dan tidak kehilangan fokus setelah kebobolan.
Selain itu, ketajaman serta kerja sama solid dari dua penyerang andalan, yakni Alexander Isak dan Viktor Gyokeres membuat lawan kesulitan menjaga pertahanan.
Pelatih asal Inggris itu memuji kedua penyerang tersebut, meski belum banyak bermain bersama. Bagi Potter, perkembangan permainan dari keduanya membawa hal positif bagi Swedia ke depan.
Dalam laga kontra Tunisia, Isak dan Gyokeres sama-sama mencatatkan nama di papan skor serta saling memberi umpan untuk gol masing-masing.
Sementara tiga gol lainnya lahir dari Yasin Ayari yang mencetak dua gol, serta satu lewat Mattias Svanberg. Sedangkan Tunisia hanya mampu membalas melalui Omar Rekik.
Swedia selanjutnya bakal menghadapi Belanda di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat, pada Minggu (21/6) WIB.(*)
