
batampos – Timnas Inggris meraih kemenangan tipis 1-0 atas Selandia Baru dalam laga persahabatan jelang Piala Dunia 2026 di Stadion Raymond James, Tampa, Amerika Serikat, Sabtu (6/6) waktu setempat.
Gol tunggal kemenangan dicetak kapten Inggris, Harry Kane, pada penghujung babak pertama. Selain memastikan kemenangan Three Lions, gol tersebut juga mengantar Kane menorehkan rekor baru yang sebelumnya dipegang legenda Inggris, Wayne Rooney.
Menghadapi Selandia Baru di tengah cuaca panas Florida, Inggris tampil dominan namun kesulitan menciptakan peluang bersih. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ketiga masa tambahan waktu babak pertama.
Baca Juga: Formula 1 GP Monako 2026: Antonelli Cetak Pole Dramatis, Hamilton Ketiga
Berawal dari umpan silang Djed Spence dari sisi kiri, Kane sukses menyambut bola dengan sundulan terarah yang gagal diantisipasi penjaga gawang lawan.
Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan sekaligus memperpanjang catatan impresif Kane bersama Timnas Inggris. Penyerang Bayern Munchen itu kini telah mengoleksi 78 gol untuk Three Lions.
Lewati Rekor Wayne Rooney
Torehan gol di Tampa juga menghadirkan catatan sejarah baru bagi Kane. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Amerika Serikat bersama Timnas Inggris.
Dengan demikian, Kane kini telah mencetak gol di 21 negara berbeda sepanjang karier internasionalnya, melampaui rekor Wayne Rooney yang sebelumnya mengoleksi gol di 20 negara berbeda.
Tak hanya itu, Selandia Baru menjadi tim nasional ke-35 yang berhasil dibobol Kane selama membela Inggris. Jumlah tersebut tujuh lebih banyak dibandingkan Rooney yang mencetak gol ke gawang 28 negara berbeda.
Baca Juga: Crystal Palace Sumbang Pemain Lebih Banyak dari Real Madrid ke Piala Dunia 2026
Momen Spesial Djed Spence
Kemenangan Inggris juga menjadi momen berharga bagi Djed Spence. Bek Tottenham Hotspur itu mencatat assist pertamanya bersama tim nasional senior Inggris setelah memberikan umpan matang yang berbuah gol Kane.
Kontribusi tersebut menjadi assist pertama Spence untuk Inggris dalam penampilan kelimanya bersama skuad senior.
Menariknya, baik Kane maupun Spence hanya bermain pada babak pertama sebelum ditarik keluar saat jeda pertandingan.
Tuchel Rotasi Seluruh Pemain
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memang telah merencanakan rotasi penuh dalam laga tersebut. Seluruh pemain yang tampil sejak menit pertama diganti pada awal babak kedua guna memberikan kesempatan bermain yang merata kepada seluruh anggota skuad.
Di babak kedua, Jude Bellingham dimainkan sebagai gelandang serang di belakang Ivan Toney, sementara Tino Livramento mengisi posisi bek kiri menggantikan Spence.
Sorotan juga tertuju kepada pemain muda Liverpool, Rio Ngumoha. Pemain berusia 17 tahun itu menjalani debut bersama tim senior Inggris dan tampil cukup menjanjikan sepanjang babak kedua.
Baca Juga: Era Baru Setelah Generasi Emas Berakhir, Belgia Andalkan De Bruyne dan Curtois di Piala Dunia
Adaptasi Cuaca Jelang Piala Dunia
Meski meraih kemenangan, hasil pertandingan bukan menjadi fokus utama Inggris. Laga tersebut dimainkan dalam suhu sekitar 32 derajat Celsius, kondisi yang diperkirakan akan banyak ditemui selama Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Karena itu, Tuchel lebih menitikberatkan aspek adaptasi cuaca, kondisi lapangan, serta kebugaran pemain sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
“Jelas bagus untuk meraih kemenangan. Tapi kami berada di sini juga untuk beradaptasi dengan cuaca panas dan kondisi yang mungkin akan kami hadapi pada Piala Dunia nanti,” kata Kane.
Menurutnya, Inggris masih perlu meningkatkan ritme permainan saat menguasai bola. Namun secara keseluruhan, ia menilai pertandingan tersebut memberikan manfaat besar bagi persiapan tim.
Kemenangan atas Selandia Baru sekaligus menjadi modal positif bagi Inggris dalam melanjutkan rangkaian pemanasan menuju Piala Dunia 2026. (*)
