Sabtu, 6 Juni 2026

Era Baru Setelah Generasi Emas Berakhir, Belgia Andalkan De Bruyne dan Curtois di Piala Dunia

Berita Terkait

Penjaga gawan Belgia Curtois dan pemain tengah De Bruyne. F. Istimewa

batampos – Timnas Belgia memasuki Piala Dunia 2026 dengan era baru setelah periode “Generasi Emas” berakhir dengan sejumlah pilar utama mereka seperti seperti Eden Hazard, Jan Vertonghen, dan Dries Mertens sudah pensiun.

Namun, Belgia masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Kevin De Bruyne, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku.

Selain itu, muncul pula generasi baru yang siap meneruskan tongkat estafet, termasuk Jeremy Doku, Leandro Trossard, dan Diego Moreira.

Belgia memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah keluar sebagai juara Grup J kualifikasi zona Eropa (UEFA). Kepastian itu diraih usai mereka menghancurkan Liechtenstein dengan skor telak 7-0 pada laga terakhir kualifikasi.

Kemenangan tersebut mengantarkan Belgia finis di puncak klasemen, unggul atas Wales, sekaligus mengamankan satu tempat otomatis di putaran final Piala Dunia 2026.

Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan ke-15 Belgia di ajang sepak bola terbesar dunia. Sebelumnya, mereka tampil pada edisi:
1930, 1934, 1938, 1954, 1970, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2014, 2018, dan 2022.

Prestasi terbaik Belgia dalam keikutsertaan mereka di Piala Dunia diraih pada edisi 2018 di Rusia. Saat itu, The Red Devils berhasil finis di peringkat ketiga setelah mengalahkan Inggris dengan skor 2-0.

Dalam satu dekade terakhir, Belgia menjadi salah satu tim nasional paling konsisten di Eropa. Mereka mencapai perempat final Euro 2016 dan Euro 2020 serta meraih posisi ketiga pada Piala Dunia 2018.

Belgia juga sempat menduduki peringkat pertama FIFA dalam beberapa periode berkat performa impresif “Generasi Emas” mereka.

Pemain kunci dan pelatih
Jeremy Doku diperkirakan menjadi salah satu andalan utama Belgia di lini serang. Winger Manchester City tersebut telah memperkuat tim nasional senior sejak 2020 dan tampil pada Piala Dunia 2022 serta Euro 2024.

Produk akademi Anderlecht itu juga pernah bermain untuk Rennes sebelum bergabung dengan Manchester City. Kecepatan dan kemampuan dribelnya menjadi senjata utama Belgia dalam membongkar pertahanan lawan.

Di bawah mistar gawang, Belgia masih mengandalkan pengalaman Thibaut Courtois. Kiper Real Madrid tersebut telah mengoleksi lebih dari 100 penampilan internasional sejak debut pada 2011.

Courtois tampil di Piala Dunia 2014, 2018, dan 2022, serta meraih penghargaan Golden Glove sebagai kiper terbaik pada Piala Dunia 2018.

Bersama Real Madrid, dia juga sukses memenangkan Liga Champions, LaLiga, dan berbagai trofi domestik lainnya.

Di lini tengah, Kevin De Bruyne tetap menjadi sosok sentral Belgia. Gelandang Napoli itu telah membela negaranya sejak 2010 dan mencatat lebih dari 100 penampilan internasional.

De Bruyne memiliki pengalaman tampil di tiga edisi Piala Dunia dan sejumlah turnamen Euro. Di level klub, dia meraih berbagai gelar bergengsi bersama Manchester City, termasuk Liga Champions dan beberapa trofi Liga Inggris. Pengalaman serta visi bermainnya akan sangat penting bagi Belgia pada turnamen mendatang.(*)

 

ReporterAntara

Update