Jumat, 22 Mei 2026

Prediksi Belanda di Piala Dunia 2026: Tim Oranje Masih Dibayang-bayangi Kutukan Runner Up

Berita Terkait

Tim belanda melakukan selebrasi usai mencetak gol saat kualifikasi piala dunia. F. Istimewa

batampos – Timnas Belanda datang ke Piala Dunia 2026 dengan status unggulan tersembunyi setelah tampil konsisten di kualifikasi dan semifinal Euro 2024. Namun skuad asuhan Ronald Koeman tetap dibayangi keraguan karena belum pernah menjuarai Piala Dunia meski tiga kali menjadi runner-up sepanjang sejarah.

Ekspektasi publik terhadap Oranje selalu besar setiap memasuki turnamen mayor.

Sayangnya, generasi emas baru Belanda dinilai belum semengerikan era Johan Cruyff, Marco van Basten, hingga Dennis Bergkamp yang sama-sama gagal membawa pulang trofi dunia.

Bagaimana Perjalanan Belanda Menuju Piala Dunia 2026?
Belanda lolos ke Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif usai mengemas enam kemenangan, dua hasil imbang, dan tanpa kekalahan di babak kualifikasi.

Oranje juga tampil produktif dengan mencetak 27 gol dan hanya kebobolan empat kali sepanjang fase tersebut.

Ketajaman lini depan banyak ditentukan Memphis Depay yang menjadi top skor tim lewat delapan gol. Penyerang Corinthians itu juga menjadi salah satu penyumbang assist terbanyak bersama Cody Gakpo dengan empat assist.

Belanda sempat mendapat tekanan dari Polandia dalam perebutan tiket otomatis.

Namun dua hasil imbang beruntun melawan Polandia justru memastikan langkah Oranje melaju langsung ke putaran final tanpa harus melewati playoff.

Kemenangan besar atas Finlandia, Lithuania, dan Malta ikut mendongkrak selisih gol mereka. Catatan itu memperlihatkan kualitas Belanda saat menghadapi lawan dengan level di bawah mereka.

Ronald Koeman Jadi Sorotan Besar di Amerika Utara
Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman pertama Ronald Koeman sebagai pelatih kepala Belanda di turnamen terbesar dunia.

Padahal mantan pelatih FC Barcelona itu sudah hampir tujuh tahun menangani Oranje dalam dua periode berbeda.

Koeman dikenal sebagai pelatih disiplin dengan karakter keras kepada pemainnya.

Reputasinya sebagai legenda sepak bola Belanda membuat posisinya tetap dihormati, tetapi tekanan besar akan langsung datang jika performa tim mengecewakan.

Belanda bakal mengawali fase grup dengan laga berat melawan Jepang di AT&T Stadium pada 14 Juni 2026. Setelah itu mereka menghadapi Swedia dan Tunisia untuk menentukan nasib di Grup Piala Dunia 2026.

Publik Belanda sebenarnya tidak sepenuhnya yakin Koeman mampu membawa Oranje menjadi juara dunia pertama mereka. Kritik dipastikan semakin tajam jika performa tim tidak stabil sejak awal turnamen.

Kekuatan Belanda Ada di Lini Tengah dan Pertahanan
Belanda masih mempertahankan identitas Total Football dengan permainan menyerang dan penguasaan bola dominan.

Formasi 4-2-3-1 menjadi pilihan utama Koeman dengan fleksibilitas bermain langsung saat menghadapi lawan kuat.

Kekuatan terbesar Oranje ada di lini tengah yang dipenuhi pemain berkualitas seperti Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, dan Tijjani Reijnders.

Kombinasi kreativitas dan mobilitas mereka membuat Belanda sangat nyaman mengontrol tempo pertandingan.

Di lini belakang, kapten Virgil van Dijk tetap menjadi sosok sentral pertahanan. Keberadaan Micky van de Ven dan Jurriën Timber juga membuat pertahanan Belanda semakin solid dan agresif saat membantu serangan.

Namun masalah utama Belanda ada di lini depan yang dianggap kurang menakutkan dibanding kandidat juara lain seperti Prancis, Spanyol, dan Argentina.

Cedera ACL yang dialami Xavi Simons juga membuat kreativitas serangan mereka berkurang drastis.

Memphis Depay Masih Jadi Andalan Utama Oranje
Meski sudah berusia 32 tahun, Memphis Depay tetap menjadi sosok terpenting di lini depan Belanda. Delapan golnya di babak kualifikasi membuat dia menjadi top skor sepanjang masa tim nasional Belanda.

Performa Depay memang menurun di level klub dalam beberapa musim terakhir. Namun setiap mengenakan jersey oranye, mantan pemain Manchester United itu selalu mampu memberi dampak besar.

Selain Depay, nama Micky van de Ven diprediksi menjadi breakout star Belanda di turnamen ini. Bek cepat milik Tottenham Hotspur tersebut terkenal dengan akselerasi luar biasa dari lini belakang ke depan.

Koeman kemungkinan tetap mengandalkan Bart Verbruggen sebagai penjaga gawang utama. Meski berkembang pesat bersama Brighton & Hove Albion, kualitas Verbruggen masih dianggap di bawah kiper milik negara unggulan lain.

Oranje Bisa Melaju Jauh, Tapi Sulit Jadi Juara
Belanda tetap memiliki peluang menembus semifinal bahkan final jika melihat kedalaman skuad dan pengalaman pemain mereka.

Apalagi tekanan terhadap Oranje sedikit menurun dibanding era sebelumnya sehingga bisa membuat tim bermain lebih lepas.

Namun secara kualitas keseluruhan, Belanda masih dinilai kalah dibanding beberapa favorit utama juara dunia.

Ketergantungan besar kepada Memphis Depay serta minimnya kedalaman penyerang membuat mereka rawan kesulitan saat menghadapi lawan elite.

Suporter Belanda tetap akan memenuhi stadion-stadion di Amerika Utara dengan lautan warna oranye khas mereka. Atmosfer fanatik itu dipastikan menjadi kekuatan tambahan bagi Oranje sepanjang turnamen berlangsung.

Masalahnya, sejarah buruk tiga kali menjadi runner-up terus menghantui Belanda setiap tampil di Piala Dunia.

Jika kembali gagal tahun ini, publik sepak bola dunia mungkin akan kembali mengatakan penantian panjang Oranje masih terus berlanjut.(*)

 

ReporterJP Group

Update