Minggu, 25 Januari 2026

Yolla Yuliana Belum Pikirkan Pensiun, Perkuat Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026

Berita Terkait

Atlet bola voli putri nasional Yolla Yuliana yang memperkuat tim Jakarta Livin Mandiri pada Proliga 2026 ditemui di Jakarta, Senin (22/12/2025). ANTARA/Arindra Meodia

batampos – Atlet bola voli putri nasional Yolla Yuliana menegaskan belum memikirkan pensiun meski kini berstatus sebagai pemain paling senior di skuad Jakarta Livin Mandiri (JLM) untuk menghadapi Proliga musim 2026.

Di usia 30-an, Yolla mengaku motivasinya untuk tetap bermain masih tinggi. Meski tantangan fisik dan risiko cedera tak terpisahkan dari perjalanan karier atlet profesional, ia memilih menjadikannya sebagai pemacu semangat.

“Di hati sendiri itu memacu. Bisa kok, ayo lawan diri kamu. Cedera sedikit bisa kok. Jadi ada pertandingan di dalam diri sendiri, antara mau berhenti atau lanjut,” ujar Yolla di Jakarta, Senin (22/12).

Pada musim ini, Yolla resmi bergabung dengan Jakarta Livin Mandiri setelah sebelumnya memperkuat Jakarta Popsivo Polwan. Ia menyebut kepindahan klub sebagai bagian dari upayanya mencari tantangan dan suasana baru dalam kariernya.

“Setiap tahun memang ingin mencoba warna baru, keluarga baru juga. Kebetulan berjodohnya tahun ini dengan Livin Mandiri. Saya lihat Livin Mandiri sangat serius meminang, jadi saya mencoba tim baru,” katanya.

Di Jakarta Livin Mandiri, Yolla menjadi pemain paling senior di tengah dominasi pemain muda. Sejumlah pemain bahkan masih berusia belasan tahun, mulai dari 14 hingga 17 tahun.

“Dengan banyaknya pemain muda, itu memang PR tersendiri. Ada yang 14 tahun, ada yang 17 tahun, jadi saya yang 30-an sendiri. Tapi justru itu bikin saya semakin semangat,” ujar atlet kelahiran 1994 tersebut.

Menurut Yolla, keberadaan pemain muda dengan semangat dan mental bertanding yang membara menjadi kebutuhan Jakarta Livin Mandiri saat ini. Ia berharap energi para pemain muda dapat mendongkrak performa tim pada Proliga 2026.

“Kalau dilihat, mental pemain muda biasanya lebih berapi-api. Itu yang dibutuhkan Mandiri. Kalau kebanyakan senior biasanya kurang. Semoga di 2026 ini energinya bisa keluar,” ujarnya.

Kehadiran Yolla juga diiringi ekspektasi tinggi publik voli nasional. Sejak Proliga kembali digelar pascapandemi COVID-19, ia kerap dilekatkan dengan predikat membawa timnya melaju hingga grand final.

Yolla mengakui label tersebut menjadi beban tersendiri, terlebih Jakarta Livin Mandiri saat ini masih berjuang mengamankan tiket Final Four.

“Predikat grand final itu memang sudah melekat dan jadi beban buat saya pribadi. Apalagi Livin Mandiri masih berjuang ke Final Four. Tapi setiap pemain pasti punya bebannya masing-masing,” kata Yolla.

Terkait kemungkinan kembali dipercaya sebagai kapten tim, Yolla mengaku belum mengetahui keputusan tersebut karena belum ada pengumuman resmi dari manajemen klub.

Pada Proliga 2026, Yolla memastikan tetap bermain di posisi middle blocker, peran yang selama ini menjadi andalannya baik di level klub maupun tim nasional.(*)

Sumber BeritaANTARA

Update